11 October 2021, 10:41 WIB

Sandiaga Uno: Inovasi Pariwisata Buka Lapangan Kerja Berkelanjutan


mediaindonesia.com | Humaniora

PENGEMBANGAN berbagai sektor ekonomi kreatif terus dilakukan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).  Bahkan inovasi dilakukan dengan workshop untuk meningkatkan produksi dan peningkatan kualitas produk satu daerah. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Kota Magelang, Jawa Tengah memiliki satu khas yaitu terkait dengan kuliner.

Sehingga hal ini, menurut Menparekraf, adalah aset penting bagi pengembangan parwisata di kota tersebut. karena, pengembangan Kuliner tidak bisa terlepas satu sama lainnya.

“Di mana-mana itu, pariwisata dan kuliner adalah menjadi satu, Kita ketahui bersama, bahwa pembangunan kepariwisataan bertujuan untuk mewujudkan Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia,” kata Sandiaga dalam keterangan pers, Senin (11/10. 

"Wisata kita juga harus memiliki daya saing, berkelanjutan, dan mampu mendorong pembangunan daerah yang dapat mensejahterakan rakyat. Sementara ini, sektor ekonomi kreatif merupakan sumber pembangunan inklusif yang mampu memperkuat identitas budaya, ekosistem kreatif dan inovatif untuk menciptakan produk kreatif baru," paparnya.

"Dengan demikian, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Provinsi Jawa Tengah, khususnya di Kota Magelang, sejatinya sudah memiliki potensi dan modal yang sangat kuat untuk terus dikembangkan," tutur Sandiaga.

Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia akan dilakukan secara luring di Puri Asri Magelang Hotel & Resort, Kota Magelang, Jawa Tengah.

Dalam workshop, materi diberikam terkait peningkatan inovasi dan kewirausahaan yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dengan pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner dari komunitas kriya di Kota Magelang.

Kegiatan workshop di Kota Magelang, Jawa Tengah, masing-masing akan dihadiri 35 pelaku ekonomi kreatif.

Program Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia merupakan program yang dilaksanakan sejak tahun 2016 dan hingga saat ini terus dikembangkan oleh Kemenparekraf/Baparekraf.

Tahapan kegiatan dilakukan dimulai dari pemetaan dan pengusulan subsektor ekraf unggulan melalui kegiatan dengan Uji Petik terhadap empat unsur atau elemen Penilaian Mandiri Kabupaten Kota Kreatif Indonesia (PKM3I), yaitu: (1) 17 subsektor ekonomi kreatif; (2) kreator/pelaku ekraf (ABCG-M); (3) rantai nilai ekraf; dan (4) keterkaitan backward-forward linkage.

Semua unsur PMK3I ini dapat didalami lebih lanjut melalui website https://kotakreatif.kemenparekraf.go.id.(RO/OL-09) 

BERITA TERKAIT