09 October 2021, 20:24 WIB

Wisatawan Mulai Ramai, JK: Jangan Lupakan 3M dan 3T


Ardi Teristi Hardi |

KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengingatkan pentingnya melakukan 3T (testing, tracing dan treatment) serta 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Sekalipun kurva kasus covid-19 di Tanah Air melandai.

Hal tersebut disampaikan JK, sapaan akrabnya, saat mengomentari ramainya wisatawan di kawasan Malioboro, Yogyakarta. "Memang masyarakat euforianya luar biasa. Saya tadi lewat Malioboro sudah luar biasa ramainya," ujar JK di Kompleks Kepatihan, Jumat (8/10) malam.

"Diharapkan masyarakat tetap memakai masker, (pemerintah) tidak menurunkan 3T dan juga menjaga protokol 3M," imbuhnya.

Baca juga: Jokowi Resmikan Bantuan untuk PKL dan Pemilik Warung di Yogyakarta

Dalam kesempatan itu, JK menyampaikan bahwa tugas PMI untuk membantu penanganan dampak bencana. Prinsip dasar kemanusiaan yang diusung PMI pun menjadi dasar untuk senantiasa membantu, tanpa adanya batasan diskriminatif.

"PMI selalu berusaha untuk bekerja sebaik-baiknya dan secepat-cepatnya, karena prinsip kebencanaan ialah bagaimana mengatasi masalah pada saat yang tepat," imbuhnya.

Baca juga: Pemerintah Ingatkan Semua Pihak Tetap Patuhi Aturan PPKM

Relawan dan pendonor dikatakannya juga menjadi bagian penting dari PMI. Tanpa relawan dan pendonor, PMI tidak akan bisa menjalankan tugas dengan maksimal.

Menurutnya, PMI berada di tengah-tengah antara tangan di atas dan tangan di bawah. Artinya, PMI menerima bantuan dari pendonor, kemudian menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan.

"PMI bukan hanya membantu, tetapi juga harus memberikan mitigasi, penjelasan dan bantuan informasi kepada masyarakat. Dengan begitu, kita dapat mencegah bahaya yang lebih besar lagi," pungkas mantan Wakil Presiden RI.(OL-11)


 

 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT