04 October 2021, 11:08 WIB

BUMN Amarta Karya Turut Bangun RS Jenderal TNI LB Moerdani di Merauke


mediaindonesia.com | Humaniora

DIREKTUR Utama PT Amarta Karya (Persero) Nikolas Agung SR menghadiri acara peresmian Rumah Sakit Modular Jenderal TNI LB Moerdani oleh Presiden Joko Widodo yang berlokasi di Distrik Margamulya, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, Minggu (3/10/2021).

Rumah Sakit Modular Jenderal TNI L.B Moerdani milik Kementerian Pertahanan dilengkapi dengan fasilitas Kesehatan yang sangat lengkap seperti ruang rawat inap, isolasi, karantina, laboratorium, instalasi gawat darurat (IGD), radiologi, farmasi serta memiliki kapasitas 201 tempat tidur.

"Rumah Sakit Modular ini sangat dibutuhkan untuk membantu penanganan-penanganan masyarakat yang sakit dengan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan terjangkau,” ujar Jokowi saat peresmian, Minggu (3/10/2021).

Presiden Jokowi menyampaikan fasilitas kesehatan dibutuhkan dalam masa pandemi virus korona (Covid-19). Terutama pada daerah yang sulit terjangkau dan nantinya fasilitas kesehatan tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Sebelumnya rumah sakit itu ditujukan untuk percepatan penanganan Covid-19.

Dalam peresmian ini, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan, Budi Karya, dan Menteri Investasi Bahlil, serta dihadiri pula oleh Ketua DPR Ibu Puan Maharani.

Perlu diketahui, Rumah Sakit Modular Jenderal TNI L.B Moerdani dibangun dengan kerja sama operasi (KSO) antara PT PP (Persero) Tbk dan PT Amarta Karya (Persero) untuk penanganan Covid-19 di Merauke Papua. 

“Jadi selain untuk penanganan Covid-19,  juga digunakan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Merauke dan tentunya akan digunakan juga untuk masyarakat Kota Merauke Papua,” kata Direktur Umum Amarta Karya, Nikolas Agung dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/10/2021).

Nikolas Agung mengatakan, pembangunan Rumah Sakit Modular ini dibangun dalam waktu yang sangat singkat, yakni kurang lebih 20 hari.

“Ini adalah kali pertama, Amka turut berkontribusi membangun rumah sakit modular milik kemenhan. Diawal kami sudah berkomitmen untuk dapat menyelesaikan pembangunan rumah sakit modular ini dengan memberikan hasil yang berkualitas dan diselesaikan secara tepat waktu," jelasnya.

"Dan puji syukur alhamdulillah kami Amarta Karya dan PT PP dapat menyelesaikan pembangunan rumah sakit modular ini dengan singkat dan tepat waktu. ini sebuah pencapaian kami yang sangat luar biasa dan merupakan bukti nyata dalam kontribusi penanganan Covid-19 di Indonesia khususnya di Kota Merauke Papua,” tutur Nikolas Agung.

Lebih lanjut, kata Nikolas, pembangunan rumah sakit modular ini merupakan sinergi yang baik BUMN antara Amarta Karya dan PP. Apalagi, dalam kurun waktu 20 hari proyek tersebut rampung di kerjakan. “Serta kami bergandengan tangan dengan stakeholders terkait dalam keberlangsungan pembangunan Rumah Sakit ini,” ujar Nikolas. 

Sementara itu, berkenaan dengan hal tersebut corporate secretary Amarta Karya Pandhit Seno aji pengerjaan Proyek RS Modular ini, mewujudkan unsur kolaborasi sesuai dengan core Value AKHLAK yang menjadi pedoman bersama.

“Alhamdulillah penyelesaian RSDC yang diberi nama RS Jenderal TNI L.B Moerdani, mendapat apresiasi dari keseluruhan stakeholders, utamanya dari Bapak Presiden dan Bapak Menhan," ucapnya.

" Kami sampaikan terima kasih kepada PT PP selaku partner KSO, Penyelesaian project ini membangkitkan optimisme bagi perseroan untuk selalu meningkatkan kompetensi dan adaptif dalam melihat setiap peluang, yang ujung nya berkontribusi secara aktif dalam pembangunan negara,” tutur Pandhit. (RO/OL-09)

 

 

 

BERITA TERKAIT