25 September 2021, 00:37 WIB

APJII Dorong Penetrasi Internet di Seluruh Indonesia


Ant | Humaniora

ASOSIASI Penyelanggara Jasa Internet (APJII) APJII menargetkan seluruh wilayah Indonesia bisa terkoneksi internet pada 2024. Untuk mewujudkan target tersebut, APJII mendorong anggotanya untuk mempercepat penetrasi internet di daerah.

"Kita memang ada 600 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Ini yang kita dorong terus bagaimana nanti penetrasi internet cepat naik," terang Ketua APJII Jamalul Izza saat Malam Penganugerahan dan Peluncuran Buku APJII Kini di Jakarta (24/9).

APJII mendorong anggota untuk membangun infrastruktur internet di seluruh pelosok Indonesia. APJII juga bekerja sama dengan pemerintah untuk mewujudkan target tersebut mengingat kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan.

"Sebenarnya yang kita dorong ke anggota itu adalah bagaimana anggota itu bisa membangun infrastruktur di daerah-daerah. Anggota APJII yang kurang lebih 600 itu kan tersebar di hampir seluruh Indonesia. Ini kita gak bisa sendiri, kita sama pemerintah," tegas Jamal.

Menurut Jamal, besar kemungkinan target tersebut tercapai. Sebab sebelumnya, APJII telah menargetkan semua daerah di Indonesia sudah terkoneksi pada 2022. Namun, pandemi menjadi hambatan tersendiri atas target tersebut.

"Ya realistis 2024, karena ini kan molor. Jadi kita dulu punya target tahun 2022. 2022 itu semua daerah sudah punya koneksi. Itu di tahun 2019, sebelum pandemi," tambah Jamal.

Selain mendorong infrastruktur, APJII juga menjalankan program Desa Internet Mandiri 2020 sejak 2019. Program itu menyasar desa yang belum terkoneksi internet, bahkan banyak pula daerah yang blank spot atau tidak tersentuh sinyal komunikasi.

"Itu bentuk kerja sama antara anggota APJII dengan desa, Bumdes. Jadi kita mengajak Bumdes untuk berbisnis internet. Dia akan jual kuota ke masyarakat desanya, nanti pakai ijin anggota APJII. Setiap bulan akan ada revenue sharing antara anggota APJII sama Bumdes tersebut," terang Jamal.

Awalnya, program itu menargetkan 2.000 terkoneksi internet pada 2020, namun target itu tidak tercapai lantaran pandemi. APJII mencatat hingga kini masih berada di 10 % dari target.

"Itu terus kita kejar," tegas Jamal.

Malam Penganugerahan dan Peluncuran Buku APJII Kini dihelat untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada sejumlah anggota APJII yang telah meninggal dunia atas dedikasi mereka.

"Jadi ini penghargaan yang kita berikan kepada pengurus-pengurus yang sudah almarhum yang berdedikasi buat APJII," terang Jamal.

Selain itu, acara juga menjadi penanda atas peluncuran buku berjudul APJII Kini.

"Jadi yang diharap dari buku APJII Kini adalah bagaimana kondisi awalnya APJII sampai kondisi 25 tahun APJII yang sekarang. Jadi dalam tersebut dijelaskan beberapa hal mengenai pencapaian yang sudah dilakukan oleh APJII sendiri," pungkas Jamal. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT