24 September 2021, 07:30 WIB

Menkes Tegaskan Indonesia Tolak Kibarkan Bendera Putih Melawan Pandemi


Ardi Teristi Hardi | Humaniora

MENTERI Kesehatan Budi G Sadikin menyampaikan, sebagai bagian masyarakat  global, Indonesia menolak mengibarkan bendera putih menghadapi pandemi covid-19

Konsep Kota Sehat, lanjut dia, bisa menjadi solusi mengantisipasi pandemi.

"Di masa penuh tantangan ini, kita harus saling bekerja sama dan memastikan  tidak ada yang tertinggal dalam perang melawan pandemi ini atau situasi gawat darurat global lainnya," tutur dia saat membuka International Conference Health Sciences (ICHS) ke-8 dengan tema "Healthy City: Answer for The Future Pandemic yang diadakan Politeknik Kesehatan Yogyakarta, Kamis (23/9) secara daring.

Baca juga: Satgas Covid-19 Sampaikan Pedoman Kegiatan Besar

Kota sehat, lanjut Budi, awalnya merupakan proyek kecil di Eropa pada 1986  namun kini telah berkembang sangat luas. 

Kota Sehat menjadi sebuah pendekatan yang holistik tentang lingkungan yang bersih, aman, dan sehat dengan mekanisme yang kuat dan berkelanjutan dalam jangka waktu yang lama.

Di Indonesia, proyek itu dimulai sejak 1998 di 6 kota. Selanjutnya, pada 2005, pemerintah mengeluarkan peraturan bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan.

Peraturan tersebut pun menjadi penegas, kesehatan tidak hanya mengenai tidak menjadi sakit, tetapi juga membuat sistem sosial yang sehat. Program tersebut terus berlanjut dan beradaptasi pada perkembangan terkini.

"Jika konsep Kota Sehat diterapkan di seluruh negeri dan didukung sistem informasi yang efektif, Kota Sehat akan menjadi solusi mengantisipasi pandemi di masa depan atau munculnya penyakit baru dan penyakit yang ada kembali," kata dia.

Menurut dia, pandemi harus dilihat lebih dari sekadar ancaman, namun sebagai sebuah kesempatan membangun sebuah sistem pelayanan kesehatan yang lebih kuat, resiliensi, dan inovasi. Budi pun mengajak, semua pihak bekerja sama untuk berinovasi selama waktu yang tidak dapat diduga ini.

"Semuanya yang terlihat mustahil hingga itu selesai dikerjakan. Oleh karena itu, saat ini adalah waktu bagi kita untuk mewujudkan perkataan menjadi perbuatan guna melayani kesehatan yang lebih baik," kata dia.

Direktur Poltekes Yogyakarta Joko Susilo mengatakan,Kota Sehat merupakan salah satu strategi untuk mempersiapkan masyarakat agar memiliki ketahanan dalam menghadapi pandemi atau bencana yang dapat datang sewaktu-waktu. 

Sebagai negara dengan mobilitas dan jumlah penduduk yang cukup besar, Indonesia juga diharapkan mampu bertahan dan tanggap terhadap hal tersebut.

"Yang sangat dibutuhkan dari Kota Sehat adalah perilaku sehat, baik pengetahuannya, sikapnya, termasuk-praktik-praktik menerapkan protokol kesehatan," kata dia.

ICHS ke-8 diselenggarakan pada 23-24 September 2021. Rangkaian acara konferensi ICHS 2021 antara lain Parade Doktor dan Webinar, Coaching Clinic/Workshop, serta acara utama konferensi internasional. (OL-1)

BERITA TERKAIT