23 September 2021, 23:53 WIB

Satgas Covid-19 Ingatkan Prokes saat PON, Liga 1, Liga 2


Mediaindonesia.com | Humaniora

SELURUH pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua diminta mematuhi
ketentuan protokol kesehatan (prokes) yang telah ditetapkan.

"Dimohon seluruh penyelenggara acara, pemerintah daerah, atlet, hingga relawan yang terlibat untuk benar-benar memastikan setiap pertandingan cabang olahraga mematuhi ketentuan prokes yang telah ditetapkan," ujar Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (23/9). 

Ia mengatakan, belajar dari pengalaman negara Jepang yang menyelenggarakan Olimpiade Tokyo, nyatanya masyarakat abai prokes dengan mengadakan kegiatan berkumpul dan nonton bersama saat prokes di olimpiade telah dilaksanakan dengan baik. "Pembelajaran ini harus kita ingat dan resapi bersama untuk selalu mematuhi prokes, baik sebelum, saat dan sesudah acara berlangsung," tutur Wiku.

Selain PON, Wiku juga mengatakan saat ini Indonesia juga menyelenggarakan perhelatan berskala nasional yaitu pertandingan sepak bola Liga 1 dan 2. "Keputusan pelaksanaan dua kegiatan besar ini di masa pendemi telah melalui berbagai diskusi dari berbagai pihak, tidak hanya pemerintah tetapi juga para pakar dan beragam asosiasi melalui penilaian risiko dan prasyarat pelaksanaan acara yang ketat," ujarnya. 

Berdasarkan prinsip gas dan rem dalam kebijakan covid-19 nasional, Wiku menyampaikan, Indonesia terus berupaya mewadahi aktivitas masyarakat untuk tetap produktif tetapi aman dari covid-19. Oleh karena itu, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan ada kegiatan besar selanjutnya yang diizinkan untuk beroperasi selama kondisi kasus sudah cukup terkendali dan kesiapan serta komitmen penyelenggara dalam menetapkan prosedur keselamatan dan kesehatan yang terstandardisasi tetap dipertahankan. 

"Perlu menjadi perhatian bagi kita semua, pada dasarnya secara alamiah di mana ada interaksi antar manusia dalam sebuah kegiatan, peluang penularan virus antarmanusia timbul," papar Wiku. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT