23 September 2021, 15:21 WIB

Jokowi, Perahu, dan Dua Ekor Kepiting di Cilacap


Marshalina Gita/Metro TV | Humaniora

TIGA orang mendayung perahu kecil berwarna biru dengan begitu seksama. Arus air terpantau tenang sehingga tidak menimbulkan guncangan berarti ketika perahu bergerak menyeberangi sungai. 

Di atas perahu itu, Presiden Joko Widodo tampak berdiri tegak. Ia menggunakan perahu untuk menemui sekelompok warga yang sudah menunggunya di seberang sungai, tepatnya di Desa Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Baca juga: BIN Daerah Maluku Gelar Lagi Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelajar dan Masyarakat Umum

Kepala Negara sedang melakukan kunjungan kerja yang salah satu agendanya ialah menanam pohon mangrove bersama warga sekitar. 

Warga yang begitu antusias menunggu kedatangan Jokowi seolah terpuaskan karena sesekali orang nomor satu di Indonesia itu melambaikan tangan ke arah mereka disertai sepotong senyuman hangat.

Situasi tersebut terekam kamera yang kemudian diunggah ke akun YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (23/9/2021). Jokowi terlihat didampingi Komandan Grup A Paspampres Anan Nurakhman dan seorang staf Sekretariat Presiden.

Setelah menanam mangrove bersama warga, Jokowi kemudian memberikan pidato. Menurut dia, penanaman mangrove diharapkan dapat mengurangi energi gelombang, melindungi pantai dari abrasi, dan menghambat intrusi air.

"Kemudian memperbaiki lingkungan pesisir, kemudian memperbaiki habitat di daerah pantai yang kita harapkan berdampak kepada peningkatan produksi ikan dan produksi hasil laut lainnya terutama kepiting," ujar dia.

Ketika berpidato, Jokowi sempat menunjukkan dua kepiting yang diperolehnya di sela-sela penanaman mangrove. 

"Ini kepiting, tadi kita dapat kepiting, dua," kata Jokowi sambil tersenyum, begitupula dengan sejumlah pejabat negara yang berdiri di belakangnya.

Baca juga: Dinkes Lembata Persiapkan Langkah Waspadai Klaster PTM

Lebih jauh dikatakan, penanaman mangrove harus berdampak pada penghasilan masyarakat di pesisir pantai. 

Mengingat pentingnya tanaman itu, pemerintah menargetkan dapat merehabilitasi mangrove hingga 34 ribu hektare lahan di seluruh Tanah Air sepanjang Tahun 2021.

"Rehabilitasi mangrove ini akan terus kita lakukan baik oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, dan juga oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," tandasnya. (A-3)

BERITA TERKAIT