21 September 2021, 17:08 WIB

Jakarta Ingin Segera Covid Jadi Endemi, Epidemiologi: Tunggu WHO


Putri Anisa Yuliani | Humaniora

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta berharap agar bisa keluar dari status pandemi covid-19 dan statusnya menjadi endemi. Namun, ahli epidemiologi dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengatakan, hal tersebut baru bisa dilakukan bila pencabutan status pandemi dilakukan oleh badan kesehatan dunia, WHO.

Negara tidak dapat melakukan pencabutan status tersebut meski kondisi penularan kasusnya sudah 0% sekalipun.

"Ya tidak bisa. Yang bisa hanya WHO. Australia saja contohnya, di Queensland itu kan kasusnya sudah 0 terus. Queensland sudah sangat terkendali tapi tidak berani mengklaim sudah masuk ke fase endemi. Karena penularannya bisa naik kapan saja," jelasnya saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (21/9).

Baca juga: Pemerintah Ajak Semua Pihak Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Di sisi lain, untuk status pandemi bisa menjadi endemi di suatu negara bisa terjadi manakala negara tersebut dapat mencapai beberapa indikator epidemiologi seperti kasus yang terus menurun hingga angka reproduksi kasusnya di bawah 1.

"Selain itu juga penambahan kasusnya kurang dari 10 kematian per 1 juta penduduk dan angka kematiannya kurang dari 5 kematian per 1 juta penduduk" kata Dicky.

Pemprov DKI memang sudah mampu melakukan hal tersebut. Namun, belum berarti bahwa Pemprov DKI siap melepas protokol kesehatan.

"Karena tetap harus waspada apalagi potensi varian baru kan. Ini masih ada. Kita tidak boleh lengah," pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT