19 September 2021, 21:52 WIB

Kampus Merdeka Ciptakan Lulusan Siap Hadapi Tuntutan Industri


mediaindonesia.com | Humaniora

MENJAWAB tantangan era industri yang semakin berkembang sangat membutuhkan tenaga kerja yang sudah ahli pada bidangnya. Hal ini membuat sistem pendidikan lebih mengutamakan pembelajaran yang mengikuti perkembangan zaman dan berbasis teknologi.

Presiden Joko Widodo juga mendorong perguruan tinggi untuk memfasilitasi pembelajaran dari para praktisi dan para pelaku industri. Karena itu, kurikulum harus memberikan bobot satuan kredit semester (SKS) yang lebih banyak untuk belajar dari para praktisi dan industri sehingga mahasiswa dapat belajar untuk mempersiapkan diri ketika memasuki dunia kerja.

Menjawab tantangan dan sistem pembelajaran baru Merdeka Belajar, Yayasan Nest Bina Karya segera membuka politeknik dengan sistem pendidikan masa kini yang menerapkan MBKM atau Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang sangat mendukung sistem pembelajaran baru.

" Untuk menghadapi dunia industri, politeknik yang akan didirikan siap membekali mahasiswanya dengan  70% praktik dan 30% teori. Dengan begitu, para tenaga pendidik harus ahli di bidangnya dan juga melibatkan para praktisi indutri," ujar Dewan Direksi Politeknik Yayasan Nest Bina Karya, Fendy Julianto, dalam keterangan kepada pers, Minggu (19/9).  

Selain itu, mahasiswa akan dibekali ketrampilan entrepreneurship, sehingga mahasiswa selain siap bekerja juga mempunyai jiwa wirausaha bahkan mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri.

"Harapan utama saya agar semakin banyak masyarakat dapat melanjutkkan kuliah ke perguruan tinggi dengan biaya yang sangat terjangkau, sehingga semua lulusan SMA/SMK berkuliah dan setelah lulus mahasiswa dapat berwirausaha dan membuka lapangan pekerjaan untuk orang banyak untuk mencapai Indonesia emas 2045," ujar Fendy.

Rencana program studi dari politeknik yang akan dibuka oleh Yayasan Nest Bina Karya terdiri dari tiga rumpun dan merupakan program studi yang sangat dibutuhkan di masa depan,yaitu pariwisata, desain, dan komputer.

Sistem perkuliahan dan fasilitas kampus yang akan dibangun memiliki konsep kekinian dan modern, diharapkan dapat meningkatkan minat belajar mahasiswa.

"Fasilitas yang disediakan merupakan unit bisnis yang juga sebagai laboratorium dan tempat praktek mahasiswa, seperti hotel, café & coffee shop, pastry shop, tour and travel," jelasnya. (RO/OL-09)

 

BERITA TERKAIT