18 September 2021, 19:49 WIB

Dengan Smartphone, Siapapun Bisa Jadi Video Content Creator Handal


mediaindonesia.com | Humaniora

TEKNOLOGI terus berkembang  dan bahkan dengan semakin murahnya harga smartphone kian mempermudah orang untuk berkreasi membuat konten video, bahkan bagi mereka yang pemula sekalipun.

“Apalagi fitur smartphone saat ini sudah semakin mumpuni dengan resolusi yang tinggi, fitur stabilizer dan dukungan accessories yang banyak,” ujar Teguh Setiawan, dosen Akademi Televisi Indonesia (ATVI), dalam workshop ‘Berkreasi  Membuat Konten Video Menggunakan Smarphone: Tetap Kreatif di Masa Pandemi Bersama Komunitas Literasi’, Sabtu sore (18/9).

Teguh yang juga guru sekolah broadcast dan aktif memberikan materi dalam sejumlah workshop ini mengatakan, semakin banyaknya platform digital juga semakin meningkatnya orang membuat konten video.

“Saat ini membuat konten merupakan kegiatan yang dilakukan banyak orang. Konten yang dihasilkan sangat variatif, dari kegiatan sehari-hari, hobby, traveling bahkan konten yang sengaja dibuat untuk komersil. Untuk membuat konten tersebut tidak perlu memiliki peralatan yang sangat mahal, cukup dengan smartphone,” paparnya.

Acara workshop yang dilaksanakan melalui zoom ini terselenggara berkat kerja sama Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang menaungi kegiatan literasi atau wadah TBM di Jakarta, TBM Bukit Duri Bercerita, dan ATVI. Pemandu acara ini adalah Safrudiningsih, dosen ATVI yang juga pendiri TBM Bukit Duri Bercerita.

Dalam workshop yang berlangsung interaktif ini, Teguh lebih lanjut mengatakan, dalam praktik pembuatan video,  tidak cukup hanya mengandalkan teknologi, kemampuan untuk menghasilkan video yang baik adalah syarat lainnya.

“Penguasaan bagaimana memegang smartphone agar video tidak goyang, kemampuan mengatur komposisi dan kemampuan memahami pengaturan pada smartphone merupakan hal yang harus dikuasai,” kata Teguh yang juga instruktur pelatihan fotografi dan videografi ini.

Dari workshop selama sekitar dua jam ini, menurut Teguh, para peserta dapat mengaplikasikan penguasaan mengoperasikan smartphone video pada kegiatan sehari hari. 

“Menyampaikan pesan akan lebih mudah dipahami jika menggunakan media video. Untuk penggiat literasi akan lebih mudah menyampaikan pesan dan menyebarluaskan kegiatan dengan mengupload video melalui media sosial,” ujar Teguh yang juga anggota Tim Penyusunan Kurikulum Bidang Kamer Kemendikbud. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT