14 September 2021, 16:30 WIB

Defisiensi atau Nutrisi Berlebih Mudah Terpapar Covid-19


M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora

 

BERLEBIH  ataupun kekurangan gizi bisa menyebabkan menurunnya imunitas sehingga lebih gampang tertular covid-19. Hal tersebut diungkapkan oleh Penasihat Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI), Martalena Br. Purba dalam acara Forum Group Diskusi bertema Gizi Pasien Covid-19, yang diselenggarakan oleh Media Indonesia,  Selasa (14/9)

"Defisiensi atau kekurangan gizi dari kalori, protein, vitamin, dan mineral bisa menyebabkan terkena infeksi, menurun fagositeis dan berpengaruh pada sel T, B, atau makrofag akan terganggu. Sehingga imun akan turun dan mudah terpapar virus korona," kata Martalena.

Acara yang dimoderatori Kepala Litbang Media Indonesia Dr. Irwansyah tersebut juga menghadirkan nara sumber Prof.Dr Hardinsyah (Ketua Umum Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI), Dr. Entos Zainal (Ketua Umum DPP Persagi), Muh Nur Hasan Syah (Ketua Dewan Pengurus Nasional ISAGI), dan Joko Susilo M.Kes (Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Vokasi Gizi Indonesia (AIPVOGI).

Lebih lanujut Martalena mengatakan jika seseorang mengalami nutrisi yang berlebihan seperti obesitas, atau komorbid lainnya bisa menyebabkan mudah terkena infeksi termasuk covid-19. Oleh sebab itu selama pandemi ini dibutuhkan gizi seimbang.

Nutrisi yang berlebih juga bisa berdampak pada imunitas contohnya obesitas bisa menurunkan kemampuan imunitas seluler, hiperkolesterolemia juga menurunkan fungsi limfosit, hiperlipoproteinemia menurunkan respons transformasi blast sel T, dan hiperglikemia menurunkan kemampuan fagositosis.

"Oleh sebab itu kita usahakan mendapatkan gizi seimbang sehingga imunitasnya kuat termasuk infeksi covid-19 dan lainnya. Kita harus mengonsumsi makanan gizi seimbang," ujarnya.

Adapun anjuran konsumsi gula per harinya adalah 10% dari total energi 220 kalori atau sekitar 4 sendok gula makan per hari atau 50 gram saja. Sementara anjuran konsumsi garam per harinya hanya 1 sendok teh atau 5 gram saja.

Sementara anjuran konsumsi makanan lemak per hari adalah 20-25% dari total energi 702 kalori atau setara 5 sendok makan atau 76 gram. "Kita juga harus menyeimbangkan dengan sayur dan buah. WHO menganjurkan orang dewasa harus makan 400 gram per hari atau 3 mangkok sayur dan 2 porsi buah. Sehingga daya tahan tubuh kita akan bagus," jelasnya. (H-1)

BERITA TERKAIT