14 September 2021, 07:50 WIB

Tinjau Vaksinasi Pelajar BIN di Jateng, Presiden Harap PTM segera Dimulai


mediaindonesia.com | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo mengecek vaksinasi door to door masyarakat dan vaksinasi massal pelajar yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) di SMAN 1 Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Jokowi menginstruksikan agar pembelajaran tatap muka (PTM) segera dimulai jika para pelajar telah divaksin covid-19.

Jokowi tampak ditemani Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Selain itu, Presiden didampingi Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. 

“Pagi hari ini saya mengunjungi SMA 1 Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, untuk
melihat program vaksinasi massal yang dilakukan di sini,” ujar Jokowi di Kartasura, kemarin.

Jokowi mengatakan kegiatan vaksinasi massal pelajar yang diadakan BIN itu dilakukan serentak di 10
provinsi. Adapun total dosisnya berjumlah 58 ribu vaksin.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga meninjau pelaksanaan vaksinasi massal pelajar di provinsi lainnya
secara daring. Awalnya, Jokowi mengecek vaksinasi pelajar di SMAN 2 Pulau Punjung, Dharmasraya, Sumatra Barat.

“Alhamdulillah pada hari ini kegiatan vaksinasi massal untuk pelajar kami laksanakan di SMAN 2 Pulau Punjung. Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini, mudah-mudahan pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan secara normal,” ucap Kepala SMAN 2 Pulau Punjung, Lindrawati.

Selanjutnya, Jokowi mengecek pelaksanaan vaksinasi massal pelajar SMAN 9 Gowa, Sulawesi Selatan. Setelah berinteraksi dengan para kepala sekolah, Jokowi menginstruksikan agar PTM segera dilaksanakan jika para pelajar telah divaksin.

“Kepada semuanya, bapak-ibu kepala sekolah, jadi kalau sudah divaksin, segerakan untuk melakukan
pembelajaran tatap muka terbatas. Segerakan. Yang paling penting, sudah berada di level 3 atau level 2. Kalau masih dilevel 4 memang agak direm dulu, jangan pembelajaran tatap muka dulu,” kata
Jokowi.

Sementara itu, di Desa Segaran Sorotakan Ngledok, Kecamatan Delanggu, Klaten, Jateng, yang merupakan lokasi vaksinasi dari rumah ke rumah atau door to door, Jokowi mengatakan bahwa setiap kali dirinya berkunjung ke daerah, hal pertama yang dilihat ialah vaksinasi.

“Setiap kali saya kunjungan ke daerah, saya selalu mengusahakan, pertama yang saya lihat adalah vaksinasinya seperti apa karena saya ingin memastikan bahwa pemberian vaksinasi massal berjalan di seluruh kabupaten, kota, provinsi di Tanah Air,” ungkap Jokowi.

Jokowi menjelaskan vaksinasi dari rumah ke rumah atau vaksinasi door to door merupakan bentuk layanan kepada masyarakat.

“Vaksinasi door to door dilaksanakan secara jemput bola, mendatangi masyarakat sehingga petugas datang dari rumah ke rumah. Ini adalah bentuk layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Jokowi berharap, masyarakat bisa dengan mudah mengakses vaksin sehingga semua masyarakat bisa terhindar dari covid-19. “Kita harapkan semua masyarakat mudah mengakses vaksin sehingga semuanya bisa segera divaksin agar terhindar dari covid-19,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu warga yang menerima bantuan dan vaksinasi, Tukinah, mengatakan dirinya
sangat senang dengan kehadiran Presiden. Pasalnya, ini pertama kali dia bertemu orang nomor satu diIndonesia.

“Suka sekali ketemu Pak Jokowi. Saya tidak perlu ke mana-mana, hanya di rumah, didatangi Pak Jokowi. Cita-cita saya ini semua (pandemi) bisa selesai semuanya, tuntas. Anakku biar senang bertemu dengan mbahnya,” bebernya.

Warga lainnya yang menerima vaksin, Joko Widodo, mengaku, tidak menyangka RI 1 dan Kepala BIN bisa datang ke rumahnya. Apalagi saat vaksinasi disaksikan langsung oleh Jokowi. "Tadi sebelumnya Pak Jokowi belum tau kalau namanya sama. Setelah saya ditanya sama Pak Ganjar namanya siapa, saya jawab Joko Widodo. Pak Jokowi tertawa-tawa,” ujar Edi, sapaan Joko Widodo. (RO/S2-25)

BERITA TERKAIT