18 January 2023, 11:40 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Interaksi Sosial?


Febby Saraswati |

MANUSIA pada dasarnya tidak bisa hidup sendiri tanpa bergantung dengan orang lain, manusia pasti memerlukan bantuan dari orang lain.

Interaksi sosial bisa dikatakan sebagai kunci dari semua kehidupan sosial, hal itu karena pada dasarnya manusia sendiri adalah makhluk sosial. Manusia tidak bisa hidup tanpa adanya bantuan dari orang lain, tanpa interaksi sosial tidak mungkin ada kehidupan bersama. Bertemunya orang perorangan atau kelompok dalam pergaulan hidup akan menghasilkan suatu kelompok sosial yang hidup bersama yang membutuhkan suatu aturan.

Interaksi Sosial Adalah

Interaksi sosial adalah hubungan sosial yang dinamis berkaitan dengan hubungan antara individu dengan individu, kelompok dengan kelompok, dan individu dengan kelompok.

Baca juga: Pengertian Kelompok Sosial, Contoh, dan Ciri-Ciri

Ciri-ciri Interaksi Sosial

Terdapat empat ciri-ciri sebuah interaksi bisa disebut sebagai interaksi sosial.

  1. Pertama, Ada pelaku dengan jumlah lebih dari satu orang. Jika seseorang sendiri saja maka tidak akan terjadi interaksi. 
  2. Kedua, ada komunikasi antarpelaku dengan menggunakan simbol-simbol. Simbol yang digunakan dalam komunikasi adalah bahasa. Bahasa bisa lisan (verbal) atau bahasa isyarat.
  3. Yang ketiga adalah adanya dimensi waktu. Interaksi sosial bisa terjadi pada masa lampau, masa kini, dan masa mendatang. 
  4. Terakhir, atau yang keempat, yaitu ada tujuan-tujuan tertentu. Interaksi sosial terjadi karena para pelaku interaksi sosial memiliki tujuan dalam menjalin sebuah interaksi.

Dua Syarat Utama Terjadinya Interaksi Sosial

Selain pengertian dan ciri, interaksi sosial juga mempunyai syarat untuk terjadi. Ada dua syarat utama, yaitu:

  1. kontak sosial
  2. komunikasi

Kontak sosial adalah bertemunya dua pihak atau lebih secara fisik, baik tanpa alat (langsung) maupun dengan alat (tidak langsung, contohnya seperti telepon, SMS, media sosial).

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi upaya saling memengaruhi antara keduanya. Proses komunikasi ada dua bentuk yakni verbal dan non verbal. Komunikasi verbal menggunakan lisan dan tulisan. Sedangkan non verbal menggunakan simbol-simbol, misalnya gestur tubuh dan bahasa isyarat.

Baca juga: Mobilitas Sosial Adalah: Pengertian dan Contoh

Interaksi Sosial yang Mengarah Kepada Persatuan dan Perpecahan

Interaksi yang mengarah kepada persatuan, disebut juga interaksi yang bersifat asosiatif. Sedangkan interaksi manusia yang terjadi mengarah kepada perpecahan, disebut dengan interaksi disosiatif.

Contoh interaksi sosial yang mengarah kepada persatuan:

1. Kerja bakti di lingkungan desa
Masyarakat desa bersama-sama melakukan kerja bakti akan tercipta interaksi sosial yang mengarah pada persatuan.

2. Toleransi umat beragama
Toleransi yang saling menghormati antar umat beragama sebagai bentuk interaksi sosial yang menciptakan persatuan.

3. Kerja sama tim kesebelasan dalam pertandingan sepak bola
Sebuah tim yang bekerjasama dalam sebuah kelompok kesebelasan bahu-membahu untuk mencapai tujuan kemenangan.

Contoh interaksi sosial yang mengarah kepada perpecahan konflik pertentangan.

Konflik adalah contoh lain bagaimana kontak sosial dapat menyebabkan persatuan dan perpecahan. Dalam situasi ini, tawuran, perkelahian, pertikaian, perang merupakan ilustrasi interaksi sosial yang menimbulkan perpecahan.

Seberapa Penting Interaksi Sosial?

Manusia bisa dikategorikan sebagai mahluk sosial yang artinya hidup dengan saling bergantungan satu sama lain.

Manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bergantung dengan orang lain, manusia pasti memerlukan bantuan dari orang lain.

Contohnya saat kita sedang sakit, teman, sanak saudara ikut untuk membantu merawat kita sampai sembuh. (OL-1)

BERITA TERKAIT