13 September 2021, 17:40 WIB

Nadiem Ingatkan Sekolah di Wilayah PPKM Level 1-3 Segera PTM


Faustinus Nua | Humaniora

MENTERI Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengingatkan kepada sekolah-sekolah di wilayah PPKM level 1-3 untuk segera melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Sekolah wajib menyediakan opsi tersebut sesuai ketetapan dalam SKB 4 Menteri.

"Apabila sekolah di wilayah PPKM level 1-3 yang pendidik dan tenaga kependidikannya sudah divaksinasi secara lengkap, ada kewajiban bagi sekolah memberikan opsi PTM terbatas dan juga pembelajaran jarak jauh (PJJ) tanpa diskriminasi, karena orang tua yang memegang keputusan terakhir. Itu sudah diatur dalam SKB 4 Menteri," ungkapnya saat meninjau pelaksanaan PTM terbatas di Kota Surakarta, Senin (13/9).

PTM terbatas merupakan upaya untuk segera pulih dari dampak pandemi. Ancaman learning loss bisa dikurangi dengan kembali membuka sekolah di samping tetap mereapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca juga: Jelang AN, Mendikbudristek Tegaskan Tidak Perlu Persiapan Khusus

Sejak dua minggu lalu, kota Surakarta termasuk wilayah PPKM level 3. Sekolah pun sudah diperbolehkan melaksanakan PTM terbatas. Dalam kunjungan tersebut, Mendikbudristek tak henti mengingatkan bahwa sekolah di wilayah PPKM level 1-3 sudah diperbolehkan PTM terbatas. “ lanjutnya.

Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka juga sangat mendukung diselenggarakannya PTM terbatas. “Saya sangat pro PTM terbatas, karena kita harus mengejar learning loss yang sudah hampir dua tahun anak-anak mengalaminya. Saya tidak mau lama-lama menunda," ujarnya.

Untuk itu, Gibran mendorong semua satuan pendidikan yang ada di kota Surakarta untuk segera menyelenggarakan PTM terbatas. “Kami mohon kepada Bapak/Ibu guru, untuk segera melaksanakan PTM terbatas sesuai SKB Empat Menteri. Di sekolah itu protokol kesehatannya sudah sangat baik, jadi tidak perlu khawatir. Saya butuh kerja sama dari Bapak/Ibu semua untuk menyukseskannya,” ujar Walikota Surakarta.

Sejalan dengan itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Surakarta Adkha Dewi Gayatri mengatakan pihaknya berusaha semaksimal mungkin agar dapat melaksanakan PTM terbatas secara aman. “Sekolah kami ditunjuk untuk melaksanakan PTM terbatas, jadi kami dan para guru berupaya mempersiapkan sarana dan prasarana agar sekolah kami aman dalam pelaksanaan PTM terbatas,” kata Gayatri.

Annisa Permata Dewi siswi kelas 11 mengatakan gembira bisa belajar tatap muka terbatas di sekolah. “Senang sekali bisa belajar tatap muka, bertemu dengan teman-teman. Sejak kami masuk SMA baru kali ini bisa belajar di kelas, senang sekali. Saya berharap belajar tatap muka ini akan terus berlangsung,” kata Annisa bersemangat.(OL-4)

BERITA TERKAIT