13 September 2021, 15:57 WIB

2022, Vaksin Gratis Hanya untuk Kelompok PBI dan Anak-Anak


Atalya Puspa | Humaniora

Pemerintah telah menyiapkan strategi untuk program vaksinasi pada 2022 mendatang. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, pada 2022 rencananya pemerintah hanya akan membiayai vaksinasi bagi masyrakat yang termasuk dalam kelompok penerima bantuan iuran (PBI) APBN dan anak-anak berusia 12 tahun.

"Rencananya nanti tahun depan negara hanya membayari yang PBI, yaitu sebanyak 87,4 juta orang. Nanti mereka akan mendapatkan satu kali booster. Dan juga anak-anak yang masuk usia 12 tahun sejumlah 4,4 juta orang untuk dua kali suntik," kata Budi dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR, Senin (13/9).

Baca juga: Kemenkes Siapkan Dua Skenario Penanganan Pandemi 2022

Selain itu, pemerintah akan membiayai sebanyak 27,2 juta masyarakat yang masuk ke dalam kelompok pekerja bukan penerima upah (PBPU). Nantinya, untuk kelompok tersebut dana akan disalurkan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.

Budi merinci, untuk PBI dibutuhkan sebanyak 97,1 juta dosis vaksin, untuk anak-anak sebanyak 9,9 juta dosis vaksin, dan untuk PBPU sebanyak 30,2 juta dosis vaksin.

Di luar dari kelompok tersebut, pemerintah akan membuka jalur vaksinasi mandiri dan masyrakat dapat memilih jenis vaksin apa yang akan dia gunakan.

"Orang-orang nanti bisa memilih vaksinnya sama seperti membeli obat di apotek. Ini akan kita buka pasar agar masyarakat bisa memilih dia mau booster vaksin apa," ungkap Budi.

"Tapi ini baru rencana vaksinasi yang perlu kita finalisasi dengan pemerintah," pungkas Budi. (H-3)

BERITA TERKAIT