12 September 2021, 13:07 WIB

Milenial Dituntut Bijak dan Kuasai Literasi Digital


Cahya Mulyana | Humaniora

GENERASI muda dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas. Tapi, upaya memacu kreativitas serta kreativitas ini harus dibarengi kehati-hatian.

"Salah satu pilar penting dalam mendukung terwujudnya agenda transformasi digital adalah menciptakan masyarakat digital," kata Direktur Jenderal Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel A. Pangerapan dalam diskusi bertajuk Yang Muda Cakap Digital, Minggu (12/9).

Menurut dia, masyarakat Indonesia telah memasuki fase melek digital. Tinggal mengarahkan supaya kehadiran teknologi saat ini membantu banyak hal untuk peningkatan wawasan, kemampuan dan kreatifitas.

"Pacu literasi digital sebagai peranan penting di dalamnya guna menghadapi perkembangan teknologi," ujarnya.

Pada kesempatan sama Anggota Komisi I DPR Ahmad Rizki Sadig mengatakan pihaknya mendorong pemerintah supaya mempercepat proses pembangunan infrastruktur digital. Langkah itu mesti dibarengi penanaman literasi digital supaya masyarakat dapat menyerap banyak manfaat dari kemajuan teknologi.

Baca juga : Kreativitas Anak Muda Dalam Memadukan Kebudayaan dan Teknologi

"Kemudian, bijaksana lah dalam menggunakan media digital. Kita jangan lengah dalam mempublikasikan atau memberikan data pribadi kita kepada sembarang orang sebab jejak digital tidak dapat dihapus yang menimbulkan rasa penyesalan diri dikemudian hari," ujarnya.

Pegiat Media Sosial Aliah Lestari Sayuti menjelaskan terdapat sembilan kemampuan digital yang harus dimiliki oleh generasi muda. Misalnya coding, project management, web development, UI dan UX design, app development, SEO, copywriting, excel and word knowledge, dan social media marketing.

Seluruhnya merupakan modal bagi generasi muda untuk meningkatkan kemampuan dan produktifitas. "Serta mendapatkan banyak peluang pendapatan karena banyak orang tertarik kepada keahlian yang kita miliki," pungkasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT