03 September 2021, 19:10 WIB

NIK Jokowi Viral, Menkes Tutup Semua Data Pejabat di Aplikasi


Hilda Julaika | Humaniora

MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah telah menutup semua data milik para pejabat terkait informasi dalam aplikasi PeduliLindungi. Langkah tersebut diambil usai viralnya akses terhadap NIK Presiden Joko Widodo yang digunakan untuk mengakses sertifikat vaksin di situs tersebut.

"Sejak tadi malam sudah terinfo soal ini (akses terhadap NIK Presiden Jokowi). Sekarang sudah dirapikan. Data para pejabat ditutup," ujar Budi di Polda Metro Jaya, Kamis (3/9).

Budi menjelaskan lebih lanjut, aplikasi PeduliLindungi ini, merupakan sarana warga untuk melakukan pengecekan status vaksinasi atau hasil tes laboratorium.

"Penggunaannya dilakukan saat check in di mal. Kami dapat banyak masukan kalau orang datang enggak tahu statusnya. Ditolak rakyat enggak nyaman. Karena itu kita buka kesempatan masyarakat untuk bisa mengecek," ungkapnya.

Pihaknya juga mengungkapkan bukan hanya presiden saja. Namun, banyak juga pejabat lainnya yang NIK-nya sudah tersebar.

Baca juga: Erick Thohir Larang BUMN Menjadi Kartel

"Kita menyadari itu kita tutup beberapa pejabat yang data pribadinya sudah terbuka kita akan tutup," tegasnya.

Seperti diketahui, selumnya, terjadi aksi netijen menggunakan NIK Jokowi untuk akses kartu vaksin di aplikasi PeduliLindungi. Modus itu pun kini telah viral di media sosial. NIK Jokowi diketahui bisa dengan mudah diakses.

Salah satunya melalui situs KPU. Pada situs tersebut tercantum data NIK Jokowi. ketika itu Jokowi mencantumkan NIK untuk kepentingan administrasi dalam Pemilihan Presiden. (OL-4)

BERITA TERKAIT