29 August 2021, 19:59 WIB

Peluang Perempuan Papua Dapatkan Pendidikan Lewat Dana Otsus


mediaindonesia.com | Humaniora

SEMUA perempuan di Indonesia harus mendapatkan pendidikan yang baik dan bermartabat, pendidikan juga kunci pembangunan sebuah bangsa dan daerah.

Termasuk di Papua, pendidikan merupakan salah satu modal membangun Papua apalagi pemerintah telah mengucurkan dana otonomi khusus (Otsus) untuk Bumi Cendrawasih untuk pendidikan dan lainya.

Menurut mahasiswi jurusan Sastra Inggris di Universitas Negeri Yogyakarta Nathalia R Rumawi pendidikan penting bagi semua perempuan yang ada di Papua.

“Pentingnya kesetaraan gender untuk terus diperjuangkan dan pentingnya beasiswa afirmasi bagi perempuan Papua,” tutur Nathalia R Rumawi saat menjadi pembicara di acara webinar Lets Talk About Papua yang diadakan oleh Perhimpunan Eropa Untuk Indonesia Maju atau yang disingkat PETJ, kemarin.

Dia menjelaskan, dulu perempuan di Papua  dianggap hanya mampu sebagai ibu rumah tangga tetapi sekarang perempuan bisa menjadi seorang pemimpin.

“Menjadi pemimpin di Papua, hanya untuk laki-laki saja. Dulu perempuan masih dianggap sebagai hanya ibu rumah tangga. Namun, karena kemajuan globalisasi dan emansipasi wanita. Perempuan boleh dan bisa memimpin,” kata dia.

Baca juga : Sebanyak 300 Ribu Paket Nutrisi Dibagikan Untuk Lansia

Nathalia menjelaskan, dana otsus bisa dimanfaatkan para perempuan di Papua untuk mendapatkan hak pendidikan yang lebih tinggi. Pasalnya, dana Otsus Papua yang diberikan pemeritah untuk pendidikan terbuka luas.

“Kami berharap setelah selesai mengenyam pendidikan dan kembali ke Papua bisa bangun Papua. Dengan adanya beasiswa kami bisa dapatkan peluang.  Sebab, ilmu yang didapat bisa untuk pengembangan dan pembangunan di kampung halaman,” pungkasnya.

Sementara itu, Staff Ahli Kantor Presiden, Rini S. Moduow mengatakan, peran perempuan sangat penting dalam membangun Papua. Meski begitu, harus terus mengupayakan peningkatan edukasi bagi perempuan Papua.

Menurutnya,   salah satu permasalahan di Papua adalah perempuan. Untuk itu, lanjutnya, perlunya penguatan bagi perempuan Papua untuk bisa mengambil peran dalam pembangunan melalui pendidikan. Ia menambahkan,  seorang perempuan bisa meningkatkan pendidikan dengan belajar di luar.  Setelah itu, mereka kembali ke lingkungan masyarakat  dan membangun Papua.

"Pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kapasitas dan peran perempuan dalam pembangunan di Papua. Saat ini akses untuk mendapatkannya sangat terbuka, terlebih di era Pemerintahan Jokowi yang telah membawa perubahan luar biasa di Papua. Tinggal bagaimana menyiapkan diri siap atau tidak menerima perubahan tersebut,"  katanya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT