22 August 2021, 12:29 WIB

Menag Minta Islam tidak Diidentikkan dengan Terorisme


Fachri Audhia Hafiez | Humaniora

MENTERI Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta Islam tidak diidentikan dengan terorisme. Paham tersebut tidak berkaitan dengan agama apa pun.

"Kalau ada teroris yang beragama Islam mungkin ada, begitu juga dengan agama lain, tapi jangan pernah identikkan Islam dengan terorisme," ujar Yaqut dalam kegiatan vaksinasi santri di Jawa Tengah dikutip Minggu (22/8).

Yaqut mengatakan Islam mengajarkan kebaikan, kedamaian, dan kasih sayang. Islam tidak pernah mengajarkan terorisme dan kekerasan.

Baca juga: Menag Tegaskan Menghina Simbol Agama Adalah Pidana

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai konflik yang terjadi di Afghanistan harus disikapi dengan bijak. 

Yaqut mengajak umat muslim untuk saling menjaga dengan kembali ke ajaran Nabi Muhammad SAW.

"Jadikan Islam sebagai Rahmatan lil alamin. Sementara bagi agama lain, saya rasa juga demikian mengajarkan kasih sayang dan kedamaian," ucap Yaqut.

Afghanistan kembali jatuh ke tangan Taliban setelah kelompok militan tersebut sempat terdepak dari kekuasaan oleh pasukan Amerika Serikat (AS) sekitar 20 tahun lalu. Kondisi di negara tersebut memanas karena sebagian kelompok masyarakat takut mendapat pembalasan dari Taliban. (OL-1)

BERITA TERKAIT