16 August 2021, 18:05 WIB

Penyintas Covid-19 Donorkan Plasma Konvalesen


Siswantini Suryandari |

UNTUK membantu stok plasma konvalesen, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggelar donor darah dan donor plasma konvalesen dari para penyintas Covid-19 di Gedung Teknologi 2 BPPT, Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (16/8). Dari kegiatan rutin Bakti Teknologi HUT BPPT ke 43 terkumpul 20 kantong darah biasa dan ro kantong darah plasma konvalesen.

Kepala BPPT Hammam Riza yang turut menyumbangkan darahnya mengatakan Bakti Teknologi merupakan salah satu bentuk kepedulian keluarga besar BPPT dalam membantu masyarakat yang membutuhkan darah, terlebih semenjak varian delta masuk ke Indonesia, kebutuhan kantong darah plasma konvalesen semakin melonjak.

Hammam berujar Bakti Teknologi kali ini menjadi donor darah plasma konvalesen perdana dari para penyintas Covid-19 di lingkungan BPPT. "Semua pegawai telah didata dan diseleksi sesuai dengan rekam jejak medis yang terekam di Sistem Informasi Jaringan Elektronik Manajemen Poli (SiJempol) BPPT. Secara teknis tidak semua penyintas Covid-19 dapat menjadi pendonor plasma, karena harus memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan PMI, salah satunya adalah sudah dinyatakan sembuh, dan tidak menunjukan/bebas gejala selama 14 hari setelah sembuh," kata Hammam.

baca juga: Donor plasma

Dikutip dari Palang Merah Indonesia, donor plasma konvalesen adalah metode pengambilan darah plasma dari penyintas yang dapat diberikan sebagai terapi untuk pasien Covid-19 yang sedang dirawat. Plasma konvalesen merupakan cairan dari darah yang yang mengandung beberapa komponen. Salah satunya adalah antibodi Covid-19 dari para penyintas. Plasma ini akan membantu menaikkan antibodi penderita Covid-19, sehingga akan lebih cepat pulih dan sehat kembali. Hammam mendorong keluarga besar BPPT untuk secara teratur melakukan donor darah walau di tengah pandemi dengan tetap menjaga protokol kesehatan ketat. (N-1)

 

BERITA TERKAIT