16 August 2021, 15:10 WIB

Universitas Indonesia Fokus pada Pengabdian Masyarakat di Bidang Good Health & Well-Being Selama Pandemi


MI | Humaniora

AWAL tahun lalu, ketika berhadapan pertama kalinya dengan pandemi Covid-19, sebagian besar dari kita barangkali gagap dan serba kikuk. Kondisi itu hanya mampir sekejap, karena hidup harus dijalani dan adaptasi harus dilakukan. Maka, sejak Maret 2020, aktivitas perkuliahan Universitas Indonesia (UI) di Kampus Depok maupun Kampus Salemba, mengalami perubahan. Surat Edaran Rektor Nomor SE-703/UN2.R/OTL.09/2020 Tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19 di Lingkungan Universitas Indonesia, juga memuat peralihan kuliah menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). 

Langkah-langkah lain diambil sebagai bentuk komitmen UI untuk melindungi keselamatan dan kesehatan segenap warganya serta partisipasi UI dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19.  UI melakukan penyesuaian dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang berada di bawah bidang Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPM), dari yang semula luring menjadi daring. 

Aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat tersebut dimulai sejak Juli 2020 hingga April 2021. Selama itu tercatat total 375 kegiatan, dengan rincian sejumlah 360 kegiatan didanai oleh UI dan 15 kegiatan lainnya di danai oleh mitra UI. Seluruh kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat Universitas Indonesia berfokus pada pencapaian SDGs, dimana fokus terbanyak pada SDGs 3, yaitu Good Health & Well-Being, selanjutnya pencapaian pada SDGs 11, SDGs 4, SDGs 8 dan SDGs 15.

Tim pengabdian dan pemberdayaan masyarakat UI, yang merupakan dosen dan sebagian menyertakan partispasi mahasiswa, melaksanakan kegiatan di beberapa daerah di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Lebih dari setengah (51%) kegiatan berlangsung dan terfokus di Pulau Jawa (51%). Dari keseluruhan kegiatan itu, mayoritas (41%) ditujukan bagi penanganan Covid-1. Pertimbangannya adalah karena kasus Covid-19 menunjukkan tendensi ke arah peningkatan dan terus meluas.

Adapun topik yang dipilih oleh para pengabdi antara lain adalah upaya meningkatkan literasi pemutus rantai penularan, mitigasi untuk mengedukasi masyarakat, penyediaan sarana kebersihan cuci tangan dan hand sanitizer, kebersihan lingkungan rumah, tempat ibadah, pengananan dampak pada ekonomi masyarakat, peningkatan resiliensi pada kondisi pandemi, penggunaan aplikasi teknologi untuk edukasi-tracing-reporting, edukasi anak jalanan-anak sekolah, Gerakan PHBS, dan lain-lain.

Pada tahun 2021, pengabdian dan pemberdayaan masyarakat terus dilaksanakan oleh UI sebagai wujud Tridharma Perguruan Tinggi, dengan konsentrasi di bidang pencegahan, penanganan, dan diseminasi informasi terkait Covid-19. Pemberian vaksinasi diharapkan mempercepat terjadinya herd immunity, sehingga mampu mengembalikan aktivitas masyarakat ke situasi sebelum dunia dihadapkan pada pandemi ini.


 

BERITA TERKAIT