07 August 2021, 06:35 WIB

Tahan Banting saat Genting


Jek/X-3 |

PANDEMI covid-19 telah melanda selama lebih dari satu tahun. Hal ini memaksa warga masyarakat beradaptasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari maupun bekerja. Pelaku UMKM memutar otak untuk mempertahankan usaha mereka dan bahkan mencari peluang baru untuk bertahan hidup.

Mentor bisnis, Tom MC Ifle, memberi saran bagi para pelaku usaha agar tetap bisa bertahan pada situasi sulit saat ini. Menurutnya, saat ini yang menjadi perhatian masyarakat ada tiga aspek, yakni kesehatan, kesembuhan, dan kesuksesan. Oleh karena itu, para pelaku usaha juga bisa mencari peluang dari ketiga aspek tersebut.

"Kalau para leader di bisnis itu mengajarkan di mana ada keramaian di situ ada bisnis. Setiap ada pergerakan ada aliran rezeki. Salah satunya ketika orang berorientasi untuk hidup lebih sehat, mereka menyewa personel trainer ke rumah untuk menghindari kerumunan di pusat kebugaran atau juga bisnis jamu semakin laku," kata Tom dalam program Vaksin untuk Indonesia di Metro TV, kemarin.

Salah satu yang dipesankan Tom untuk para pelaku usaha pada situasi saat ini ialah menjaga relasi bukan sekadar bisnis. Ada dua pendekatan. Pertama, menjaga relasi dengan membutuhkan modal. Kedua, jika memang tidak ada bujet lebih untuk merawat relasi bisa memanfaatkan kanal yang juga berdampak pada kesadaran publik terhadap merek bisnis si pengusaha.

"Jaga customer loyal. Misal hubungi dan tanya kabar mereka. Kita bisa mengirimi sesuatu yang dibutuhkan. Misal, hand sanitizer. Itu kan barang yang tidak begitu mahal tapi dibutuhkan saat ini. Ketika nanti bisnis membaik yang diingat si customer ialah kita yang tetap care kepada mereka," lanjut Tom.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki merespons terhadap pelaku usaha yang tidak mendapat jaminan jaring pengaman maupun akses ke pendanaan pada saat ini. Misalnya pekerja kreatif seperti fotografer.

"Ya itu terkadang memang tidak terdaftar di mana-mana. Jadi, pemerintah pun sulit memberikan skema bantuan. Ke depan, setiap kegiatan usaha harus terdaftar agar masuk skema pembiayaan dan mendapat akses bantuan pemerintah ketika ada situasi seperti saat ini," ungkap Teten.

Vaksin untuk Indonesia tayang di Metro TV setiap Jumat, pukul 20.05 WIB bersama grup band Slank. Dalam program itu, Slank menyuguhkan musik, perjalanan ke sejumlah tempat, dan berinteraksi dengan warga masyarakat dari berbagai latar belakang sosial. (Jek/X-3)

BERITA TERKAIT