06 August 2021, 14:23 WIB

Dompet Kemanusiaan Media Grup Salurkan Tabung Oksigen dari Grap dan OVO


Achmad Maulana | Humaniora

DOMPET Kemanusiaan Media Group (DKMG) menyalurkan bantuan dari Grab Indonesia dan OVO. Bantuan yang diberikan cukup besar. yakni 1.100 tabung oksigen  berkapasitas enam meter kubik dan 10 ribu paket multivitamin.

"Saya berterimakasih kepada Grab yang sudah mau jadi relawan dalam kondisi sedang susah," kata Presiden Direktur Metro TV Don Bosco Selamun di Kompleks Media Group, Kedoya, Jakarta, Jumat (6/8).

Eks Pimpinan Redaksi (Pimred) Metro TV itu mengajak pihak lain meniru langkah Grab dan OVO. Pasalnya, uluran tangan dari kelompok yang mampu sangat dibutuhkan di tengah kondisi pandemi ini.

"Di luar sana masih banyak masyarakat yang kesulitan, kami tetap menerima kontribusi untuk meringankan masyarakat kita semua," ujar dia.

Sementara itu, Director Strategy and Special Project Grab Indonesia Rivana Mezaya menyampaikan bantuan tersebut akan diserahkan kepada fasilitas kesehatan di sejumlah daerah. Khusus multivitamin, bantuan tersebut tidak hanya diserahkan kepada tenaga kesehatan.

"Tapi (dibagikan) kepada petugas garda terdepan lainnya seperti sopir ambulans, petugas pemulasaran, penggali kubur, dan lain sebagainya," ungkap dia.

Selain itu, dia menyampaikan bantuan 1.100 tabung oksigen dan 10 ribu paket multivitamin ini merupakan donasi penuh dari Grab Indonesia dan OVO. Di sisi lain, pihaknya juga tenagh mengadakan program Kampanye Bersatu.

Baca juga : Kasus DBD Terus Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19

Program tersebut diperuntukan bagi pengguna Grab dan OVO untuk ikut berdonasi membantu penanganan covid-19. Para pengguna Grab dan OVO bisa memanfaatkan promo yang diberikan untuk donasi.

"Contohy, biasanya kita pakai promo untuk Grab Food, silahkan untuk menjadikan (mendonasikan promo) didonasikan yang akan kami salurkan gelombang berikutnya," ujar dia.

Bantuan 1.100 tabung dan 10 ribu paket multivitamin ini akan disalurkan ke 65 fasilitas kesehatan di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Riau, Sumatra Utara, Bali, dan Kalimantan Timur. Bantuan didistribukan bersama JNE Express.

Pihak JNE berkomitmen bakal menyalurkan bantuan secepat mungkin. Estimasi pengiriman hanya membutuhkan waktu maksimal tiga hari.

"Estimasi pengiriman paling jauh itu satu sampai tiga hari," kata Marketing Communication Division Head JNE Doedi Hadji.

Dia menyebut sejauh ini kerja sama JNE dengan DKMG dalam pengiriman bantuan cukup lancar. Sebab, salah satu perusahaan ekspedisi terbesar di Indonesia itu memanfaatkan seluruh jaringan yang mereka miliki menyalurkan bantuan dari masyarakat.

"Kami punya tujuh ribu jaringan, Semua itu kami manfaatkan agar pengiriman bisa cepat sampai tujuan," ujar dia.(OL-2)

 

BERITA TERKAIT