03 August 2021, 11:55 WIB

Yuk, Kunjungi Jelajahi Laboratorium dan Pustaka Maya di Rumah Belajar


Faustinus Nua | Humaniora

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus mengembangkan aplikasi pembelajaran berbasis teknologi informasi yang dikenal dengan Rumah Belajar. Aplikasi yang telah dikembangkan sejak 2011 itu memiliki dua fitur menarik, yaitu laboratorium maya dan pustaka maya.

“Aplikasi ini merupakan portal pembelajaran berbasis laman yang berisi berbagai macam metode pembelajaran. Mulai dari sumber belajar kelas maya yang dapat diakses orang tua, guru di sekolah, peserta didik dan masyarakat,” ungkap Direktur Sekolah Dasar, Kemendikbudristek, Sri Wahyuningsih dalam keterangan resmi, Selasa (3/8).

Baca juga: Kapolri Targetkan 70% Vaksinasi di Hari Kemerdekaan, Ini Strateginya

Dia menjelaskan fitur dalam Rumah Belajar yang bernama pustaka maya adalah layanan pustaka digital yang berisi berbagai topik bahan belajar. Sedangkan fitur laboratorium maya yang bentuknya seperti laboratorium riil dapat digunakan dalam aktivitas pembelajaran ataupun penelitian secara ilmiah.

Sri Wahyuningsih mengatakan, portal ini hadir untuk memperkuat literasi sains pengunjung. “Ini merupakan upaya konkret pemerintah dalam menyiapkan Profil Pelajar Pancasila untuk pelajar kita yang menjadi elemen penting untuk mempersiapkan generasi unggul di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Ketua Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Makassar, Khaeruddin menyampaikan perbandingan laboratorium riil di sekolah dengan laboratorium maya adalah ruangan untuk melakukan kegiatan percobaan atau praktikum yang dilengkapi dengan peralatan dan bahan-bahan yang riil. Di dalamnya tersedia seperangkat peralatan nyata dalam pelaksanaan pembelajaran, sehingga proses pembelajaran menggunakan laboratorium merupakan sebuah eksperimen nyata.

“Melalui kegiatan laboratorium riil siswa mempelajari fakta, gejala, merumuskan, konsep, prinsip, hukum dan sebagainya. Sedangkan laboratorium maya adalah perangkat lunak (software) yang dijalankan perangkat keras (hardware). Di mana, semua peralatan yang diperlukan terdapat di dalam perangkat lunak laboratorium maya tersebut," jelasnya.

Khaerudin menyimpulkan bahwa laboratorium maya merupakan fasilitas untuk melakukan kegiatan ilmiah berupa penelitian, eksperimen, pengujian, dan pengukuran yang terkontrol dalam kondisi tidak nyata atau tidak sebenarnya.

“Laboratorium maya adalah ruang kerja elektronik untuk berkolaborasi dan eksperimentasi dalam penelitian atau kegiatan kreatif lainnya, untuk menghasilkan dan memberikan hasil melalui dan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi,” ujarnya.(H-3)

BERITA TERKAIT