01 August 2021, 23:43 WIB

Gelar Zikir Virtual, Jokowi Ajak Seluruh Elemen Bangsa Ikhtiar Lawan Pandemi


Dhika Kusuma Winata | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergandengan tangan, merapatkan barisan, bahu-membahu melakukan ikhtiar lahir maupun batin bersama-sama menghadapi pandemi ini. Hal itu disampaikannya pada acara Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia Merdeka secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/8) malam.

"Saya percaya semangat kebersamaan dan gotong royong yang diwarisi oleh para pendiri bangsa akan selalu melekat dalam jiwa kita laksana api yang menyala-nyala terutama di saat bangsa dan negara kita menghadapi ujian dan tantangan," ucap Presiden.

Presiden mengingatkan kemerdekaan yang dinikmati hari ini selain berkat rahmat dan anugerah Allah Swt juga merupakan buah semangat persatuan dan kebersamaan seluruh anak bangsa Indonesia. Presiden meyakini semangat tersebut akan terus melekat dalam diri untuk bersama menghadapi tantangan saat ini.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama berikhtiar menghadapi pandemi salah satunya dengan memanjatkan doa kepada Allah Swt. Menurutnya, doa merupakan kekuatan yang dahsyat untuk membangkitkan harapan dan optimisme.

"Malam ini para tokoh lintas agama berhimpun dalam kebersamaan, bersama-sama berzikir melantunkan doa, bersyukur pada Allah Swt atas anugerah kemerdekaan bagi bangsa Indonesia, sekaligus memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang agar bangsa dan negara kita segera terbebas dari pandemi covid-19 dan memohon kepada-Nya agar kita semua mendapatkan cahaya terang untuk melanjutkan perjalanan menuju Indonesia Maju," lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemuka agama atas upaya dan bantuan yang telah dilakukan guna mendukung penanganan pandemi Covid-19.

"Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas berbagai upaya, bantuan, dan juga dukungan dari alim ulama, dari para pemuka agama, dan para mubalig yang selalu mengajak umat untuk mematuhi protokol kesehatan, membantu percepatan vaksinasi, serta membimbing dan mendampingi umat melalui situasi yang sulit ini," ujar Presiden.

Acara zikir dan doa kebangsaan virtual itu mengangkat tema Bersyukur Atas Kemerdekaan, Berdoa dan Berikhtiar untuk Mewujudkan Indonesia Maju. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam laporannya mengatakan zikir dan doa kebangsaan 76 tahun Indonesia merdeka bertujuan tidak hanya untuk mensyukuri kemerdekaan tetapi juga menyempurnakan ikhtiar bangsa dalam melewati pandemi covid-19.

Acara zikir secara virtual dipimpin oleh Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Said Agil Husin Al Munawar dan doa dipimpin oleh Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya didampingi oleh lima tokoh lintas agama secara virtual. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT