30 July 2021, 23:40 WIB

Lestarikan dan Promosikan Budaya Indonesia, Anak Indonesia Raih Sertifikat CID UNESCO


Ghani Nurcahyadi | Humaniora

KINY Cultura Indonesia yang merupakan yayasan anggota Conseil Internatioanl de la Danse (CID) UNESCO memberikan  penghargaan dan sertifikat kepada sejumlah anak Indonesia yang dinilai memberikan kontribusi dalam pelestarian dan memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional.

Penghargaan diberikan kepada Alif Rajendra Aryaputa Sidik di kategorin Male Yout Folk musician appreciation award dan Kalya Mahiya Pravina sebagai Kiny Cultura Cultural Delegation.

Penghargaan dan sertifikat internasional yang diberikan CID UNESCO berlaku berlaku di 150 Negara untuk anak-anak yang telah menyelesaikan 150 jam latihan tarian tradisional dalam pengawasan Kiny Cultura Indonesia dan pelatihan tarian dari sanggar Gema Citra Nusantara.

 Sertifikat tersebut dapat digunakan sebagai rekam jejak prestasi dan untuk Pendidikan lanjutan, Selain itu anak tersebut mendapatkan endorsement dari Kiny Cultura Indonesia dalam Misi Budaya selanjutnya, mengikuti kegiatan-kegiatan internasional dari CID UNESCO,mengikuti kegiatan promosi kebudayaan di indonesia  dan Membership Selama 3 tahun untuk CID UNESCO.

Direktur Edukasi dan Kebudayaan Kiny Cultura Indonesia KikI Puspita Sari mengatakan, budaya Indonesia harus ditanamkan pada anak-anak usia dini karena merupakan bagian dari nilai-nilai bangsa.

Baca juga : Banyak Diminati, Seleksi ICStar Hackathon 202 Makin Ketat

 "Acara ini kita selenggarakan untuk mengapresiasi anak-anak yang terus bersemangat berlatih, melestarikan budaya Indonesia," katanya dalam diskusi virtual, Jumat (30/7).

Kiky menegaskan, pentingnya menciptakan generasi muda yang unggul untuk Indonesia maju, bukan hanya pintar dalam studi atau juara kompetisi, namun lebih utama generasi muda yang berbudaya, beradab dan bermoral yang merupakan benteng utama manusia, 

"Moral melandasi cara berpikir dan berbuat, Sedangkan adab melandasi cara melaksanakan pikiran atau cara bertindak," jelasnya.

Kiny Cultura pada 2020 lalu mengirim 3 grup tarian yang berpartisipasi di kompetisi dan festival internasional (Rusia, Georgia, Prancis) yaitu sanggar Gema Citra Nusantara, SMA 70 Jakarta, dan SMP Al-ikhlas. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT