29 July 2021, 21:25 WIB

Delta Plus Masuk Indonesia, Satgas : Tetap Disiplin Prokes


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

VARIAN baru virus korona varian Delta Plus atau N.1.617.2.1 atau AY.1 ditemukan beredar di sejumlah wilayah Indonesia, di antaranya Jambi, sejak Mei 2021 lalu. Varian baru itu merupakan turunan dari varian delta ini dilaporkan juga menjangkit pasien Covid-19 di Mamuju, Sulawesi Barat.

Menanggapi perihal itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut prinsipnya virus bukanlah makhluk hidup sehingga virus hanya dapat memperbanyak diri pada inang yang hidup seperti manusia

"Dalam proses perbanyakan diri inilah, virus dapat bermutasi menghasilkan varian baru. Oleh karena itu upaya terbaik yang dapat dilakukan adalah menghindari masuknya virus ke dalam tubuh, dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan," kata Prof Wiku dalam keterangannya Kamis (29/7).

Pemerintah melalui berbagai kebijakan terus melakukan seperti penerapan PPKM, optimalisasi posko dan pengaturan pelaku perjalanan untuk mencegah penularan di masyarakat maupun mencegah importasi kasus yang dapat memperburuk kondisi penularan covid-19 secara nasional.

"Upaya lain yang perlu dilakukan adalah meminimalisir penularan yang terjadi dengan mempercepat pelaksanaan strategi vaksinasi nasional karena peluang terbentuknya varian baru pada orang yang sudah divaksin lebih rendah dibanding orang yang belum divaksin," pungkasnya. (H-2)

BERITA TERKAIT