28 July 2021, 21:47 WIB

Satgas Covid-19 Minta Pengendalian Pandemi Terintegrasi dari Hulu Sampai Hilir


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

KETUA Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito menegaskan, pengendalian Covid-19 harus terintegrasi, berjalan optimal, dan kolaboratif dari hulu hingga hilir.

Hal itu ditegaskannya saat meninjau tempat isolasi terpusat (isoter) GOR Gelarsena, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (28/7). 

“Antara penanganan di hulu dan di hilir ini harus kolaboratif. Harus menjadi satu rangkaian penanganan Covid-19 yang terintegrasi dengan baik,” kata Ganip dalam Keterangannya Rabu (28/7).

Adapun implementasinya, PPKM yang berada di sektor hulu harus menjadi ujung tombak dalam pengendalian Covid-19 dengan melakukan empat fungsi mulai dari pencegahan, pembinaan, pengamanan dan dukungan.

"Hulu harus menjadi garda terdepan. Harus dilakukan oleh Posko PPKM Mikro di tingkat desa dan kelurahan, yang melaksanakan empat fungsi, yakni fungsi pencegahan, fungsi pembinaan, fungsi pengamanan dan fungsi dukungan,” jelas Ganip.

Dari hasil evaluasi pada kunjungan sebelumnya di Posko PPKM Mikro Desa Kemudo, Ganip menilai bahwa empat fungsi posko telah dilaksanakan secara optimal.

Menurut catatan yang diterima Ganip, wilayah desa tersebut sebelumnya memiliki angka kasus aktif Covid-19 hingga 200 orang. Namun saat ini sudah menurun menjadi 16 kasus saja. Ganip yakin bahwa hal itu juga menjadi indikator keberhasilan dari empat fungsi posko PPKM Mikro yang dijalankan dengan baik.

Baca juga : PPKM, Kasus Covid-19 Tercatat Turun 17% Secara Nasional

"Saya tadi sudah melihat tadi empat fungsi ini sudah dilakukan dengan baik. Puncak tertinggi ketika itu 200 kasus, dan sudah dilakukan penanganan sehingga sampai dengan hari ini sudah menurun menjadi 16 kasus,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Ganip Warsito yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengingatkan tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Sebab, pembawa atau perantara virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 adalah manusia.

Ganip menegaskan, hingga saat ini tidak ada manusia yang kebal terhadap Covid-19.

“Virus itu yang membawa manusia. Tidak ada seorangpun yang kebal terhadap Covid-19,” pungkasnya.

Peninjauan tersebut sekaligus agenda terakhir dari rangkaian kunjungan kerja Ketua Satgas di Kabupaten Klaten dalam rangka penanganan Covid-19.

Sebelumnya, Ganip telah melakukan kunjungan ke Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Klaten, untuk melihat bagaimana pelaksanaan tugas dan fungsi posko serta menyerahkan bantuan.

Selain GOR Gelarsena dengan kapasitas 101 bilik kamar, pemerintah Kabupaten Klaten juga telah menyiapkan tempat isolasi terpusat lainnya meliputi; Hotel Edotel Klaten dengan kapasitas 24 tempat tidur, Panti Semedi dengan kapasitas 40 tempat tidur, Rumah Susun (Rusun) Sewa Universitas Gadjah Mada, Lapangan Geologi Bayat, Klaten dengan kapasitas 52 kamar dan Pusat Pendidikan Satuan Pengamanan Jogonalan dengan kapasitas sekitar 100 tempat tidur. (OL-7)

BERITA TERKAIT