27 July 2021, 22:08 WIB

Apindo Sebut Solidaritas antar Sesama Harus Dilakukan untuk Tangani Pandemi


Despian Nurhidayat | Humaniora

DALAM menghadapi pandemi covid-19, dunia usaha dan semua pihak yang memiliki kemampuan berlebih diminta untuk bergotong royong membantu masyarakat terdampak pandemi. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. 

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Ketenagakerjaan Bob Azam mengatakan bahwa solidaritas antar sesama memang sangat diperlukan dalam menangani kondisi saat ini, karena semua beban tidak bisa digantung di pundak pemerintah sajam 

"Memang kita harus bangun solidaritas bersama menghadapi wabah pandemik covid-19 sehingga kita tidak hanya mengandalkan penerintah," ungkapnya kepada Media Indonesia, Selasa (27/7). 

Lebih lanjut, Bob menambahkan bahwa selama ini, beberapa perusahaan sudah aktif dalam memberikan bantuan pada masyarakat yang terdampak pandemi. Dia memastikan bahwa bantuan ini akan terus berlansung. 

Baca juga : Dibatasi 20 Menit, Wiku: Sebisa Mungkin Jangan Makan di Tempat

"Tentu beberapa perusahaan aktif dengan memberikan vaksin buat masyarakat, sembako dan kegiatan CSR lainnya," ujar Bob. 

Dihubungi secara terpisah, Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Chris Kanter menegaskan bahwa selama ini dunia usaha sudah ikut terlibat dalam penanganan pandemi. 

Bahkan, keterlibatan dunia usaha dikatakan bukan hanya pada tahun ini saja, sejak awal pandemi menyerang Indonesia, menurutnya dunia usaha sudah mengerahkan tenaga untuk membantu masyarakat. 

"Menurut saya, sudah sejak tahun lalu pada saat pandemi dimulai banyak dunia usaha maupun warga yang mampu sudah langsung membantu dampak pandemi, baik bansos, uang, obat, pelaksanaan vaksinasi, antigen, oxygen, tempat isoman dan lainnya. Jadi dunia usaha sangat terlibat dengan penanganan pandemi," pungkas Chris. (OL-7)

BERITA TERKAIT