27 July 2021, 19:36 WIB

Puluhan Figur Publik Turut Donasi Konsentrator Oksigen untuk Indonesia


Mediaindonesia.com | Humaniora

SETELAH 11 perusahaan modal ventura lokal dan regional serta 15 perusahaan start-up menggunakan jaringan masing-masing berkontribusi mencapai tujuan bersama dalam gerakan Oxygen For Indonesia, kini puluhan figur publik ikut ramai mengampanyekan donasi konsentrator Oksigen untuk Indonesia. Saat ini Indonesia mengalami defisit suplai oksigen sebesar 800 ton per hari untuk 100.000 pasien positif covid-19.

Sedikitnya dibutuhkan 17.000 konsentrator oksigen untuk membantu mereka terus bernapas. Atas dasar itu puluhan figur publik mulai bergabung dengan gerakan Oxygen for Indonesia dengan melakukan penggalangan dana. Beberapa nama yang tidak lagi asing bagi masyarakat Indonesia antara lain jurnalis senior Najwa Shihab dan Andy F Noya, vokalis band Gigi Armand Maulana, Hamish Daud, Chelsea Islan, Cinta Laura Kiehl, Maudy Ayunda, Andrea Dian, Raffi Ahmad, Gigi, Rafathar, group band Project Pop, Faiz Ghifari, Afgan, Vidi Aldiano, Atta Halilintar, Instagrammer Rachel Vennya, dan banyak lagi.

"Pandemi ini telah menghadapkan kita dengan masalah hidup dan mati. Saat ajal menjemput dan kita mati, semua selesai, tidak ada yang lain. Kedukaan itu hanya bagi yang hidup. Persis di situlah letak persoalan pandemi, apa yang harus dilakukan oleh yang masih hidup? Kita bisa melawan pilu dengan perasaan sudah berbuat sesuatu. Banyak hal yang bisa diperbuat. Salah satunya lewat gerakan oksigen untuk Indonesia yang memungkinkan lebih banyak lagi orang bisa bertahan hidup. Karenanya penting untuk menyebarkan info ini, karena saya percaya solidaritas itu energi yang bisa menjalar ke mana-mana. Bukan hanya virus atau hoaks yang bisa menyebar, solidaritas juga bisa menjalar secara eksponensial," ujar Najwa Shihab sebagai salah satu figur publik initiator gerakan Oksigen untuk Indonesia dan relawan Warga Bantu Warga.

Oxygen for Indonesia merupakan gerakan diinisiasi oleh penggiat start-up, perusahaan modal ventura lokal dan regional untuk bersama dengan seluruh masyarakat menggalang dana secara gotong royong demi menyelamatkan jutaan nyawa dari ancaman pandemi covid-19 dengan memberikan akses pada oxygen concentrator yang saat ini sangat dibutuhkan oleh rumah sakit. Gerakan sukarela ini menargetkan total penggalangan dana mencapai US$10 juta hingga September 2021. Dana ini akan digunakan untuk menyediakan 10.000 konsentrator oksigen yang akan didistribusikan ke kurang lebih 1.500 rumah sakit. Harapan jangka panjangnya yaitu 7 juta pasien dapat menerima manfaat dari bantuan ini.

Presenter program acara Kick Andy dan founder BenihBaik Andy F Noya turut mengekspresikan dukungan terhadap gerakan ini. "Melalui Gerakan Oxygen For Indonesia saya merasakan semangat gotong royong yang luar biasa besar yang menyatukan orang-orang yang terketuk hatinya untuk berbuat baik. Karena itu sebagai pribadi dan founder BenihBaik, saya siap bergabung dan mendukung sepenuh hati gerakan untuk pemulihan Indonesia. Saya juga ingin mengajak teman, relasi, perusahaan-perusahaan, yayasan, dan komunitas untuk bergabung, mengulurkan tangan guna menyukseskan Gerakan Oxygen For Indonesia. Ayo kita tanam kebaikan selagi masih ada kesempatan," tambah Andy.

Selain dari proses penggalangan dana dari korporasi dan publik, anggota koalisi Oxygen for Indonesia juga membentuk tim untuk seluruh proses dari hulu ke hilir. Misalnya akan ada tim yang fokus ke procurement dan impor, tim yang fokus ke pengiriman unit ke rumah sakit, tim yang fokus ke proses verifikasi, dan hotline bagi pengguna alat yang didonasikan.

Untuk mencapai target penggalangan dana, promosi dan komunikasi terkait koalisi Oxygen for Indonesia ini tidak hanya dilakukan di Tanah Air tetapi juga ranah mancanegara. Perusahaan modal ventura lokal dan regional menggunakan jaringan masing-masing untuk berkontribusi mencapai tujuan bersama, termasuk East Ventures, Sequoia India, Intudo, Goventures, Golden Gate Ventures, AC Ventures, Jungle Ventures, Asia Partners, Monk's Hill Ventures, Open Space Ventures. Perusahaan start-up yang sudah bergabung di antaranya Kitabisa, Pluang, Mapan, BukuWarung, Halodoc, TokoCrypto, Payfazz, Advotics, eFishery, Waresix, KAYA.ID, Bibit, Flip, Bonza, dan Narasi.

Dengan bergabungnya rekan-rekan figur publik, diharapkan dapat meningkatkan visibilitas dari gerakan ini dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu kebutuhan oksigen di Indonesia. Hingga 26 Juli 2021, kontribusi dari para publik figur untuk menggalang dana melalui metode crowdfunding ini membantu mencapai total keseluruhan donasi Rp3.589.596.427. Keseluruhan total donasi Oxygen For Indonesia termasuk dari perusahaan maupun institusi adalah US$1.710.710.

"Aku mau menyampaikan terima kasih banyak sama semua yang sudah ikut bergotong royong untuk mengadakan oxygen concentrator. Aku salut banget sama tiga ribu lebih orang baik yang sudah berdonasi. Perjalanan kita masih panjang. Berapapun donasi yang sudah diberikan pasti sangat membantu, tidak hanya untuk pasien covid-19 tetapi juga keluarga-keluarga mereka," ujar Rachel Vennya, Instagrammer yang turut menjadi fundraiser dalam koalisi ini.

"Ada di kondisi krisis seperti sekarang pasti enggak mudah, tapi aku salut banget sama ribuan orang baik yang sudah berdonasi untuk penyediaan oxygen concentrator. Terima kasih banget atas kebaikannya. Perjuangan kita baru dimulai, aku enggak lelah mengajak kalian untuk terus berdonasi membantu jutaan saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan oksigen," tambah Atta Halilintar, Youtuber Indonesia yang ikut gerakan ini sejak awal.

Kolaborasi lintas sektor antara perusahaan dan elemen masyarakat dalam menyediakan Oksigen untuk Indonesia ini merupakan salah satu perwujudan gotong royong yang terkenal sebagai salah satu nilai bangsa Indonesia. Masyarakat yang tergugah hatinya untuk turut menyisihkan sebagian kecil penghasilannya untuk berpartisipasi dalam gerakan ini dapat melakukan donasi di https://kitabisa.com/campaign/oxygenforindonesia. Kalian juga dapat melakukan donasi ke kampanye dari tokoh favorit di laman ini.

Informasi lebih lanjut dapat diakses di https://oxygenforindonesia.com/. Dapatkan update terbaru dari gerakan ini di Instagram @oxygenforindonesia dan Twitter di @OxygenForINA. Gerakan Oxygen For Indonesia senantiasa berkoordinasi dengan Kementerian Koordinasi Maritim dan Investasi serta Kementerian Kesehatan untuk bisa membantu Indonesia secara cepat dan tepat. Informasi tentang kerja sama Oxygen for Indonesia dan Kemenkes bisa dilihat di http://kolaborasi.kemkes.go.id/. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT