26 July 2021, 10:00 WIB

Komit Bantu Pasien Isoman Dapatkan Obat dan Vitamin


Mediaindonesia.com | Humaniora

KASUS penyebaran virus covid-19 di Indonesia masih terus berlanjut. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menurunkan angka penyebaran. Salah satunya dengan diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Selain menerapkan PPKM, pemerintah juga mengupayakan kemudahan akses layanan kesehatan untuk masyarakat melalui layanan telemedicine. Hal tersebut dilakukan guna membantu mengurangi beban rumah sakit, serta memberikan solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

Baca juga: Kemenperin Sediakan Fasilitas Isoman untuk 500 Pasien Covid

Faren, Chief Commercial Officer Lifepack & Jovee mengungkapkan di tengah kasus penyebaran covid-19 yang meningkat dan diberlakukannya PPKM, masyarakat harus tetap dapat mengakses layanan kesehatan. “Di tengah pembatasan mobilitas masyarakat dan kapasitas rumah sakit yang penuh, layanan kesehatan seperti apotek online untuk tebus obat hingga konsultasi dokter secara gratis dapat dimanfaatkan. Layanan yang kami miliki sejalan dengan anjuran pemerintah dalam memanfaatkan layanan kesehatan online pada masa pandemi covid-19.”

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/4829/2021 mengeluarkan Pedoman Pelayanan Kesehatan Melalui Telemedicine pada masa pandemi covid-19.  Pemerintah memutuskan pada Diktum Ketiga yaitu, pelayanan kesehatan jarak jauh dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk pemberian informasi kesehatan, diagnosis, pengobatan, pencegahan perburukan, evaluasi kondisi kesehatan pasien, dan/atau pelayanan kefarmasian, termasuk untuk pemantauan terhadap pasien covid-19 yang melakukan isolasi mandiri, yang dilakukan oleh dokter dan tenaga kesehatan lain pada fasilitas pelayanan kesehatan sesuai dengan kompetensi dan kewenangannya dengan tetap memperhatikan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

“Sejalan dengan pedoman yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan, kami juga turut membantu memberikan layanan kesehatan secara online bagi masyarakat Indonesia khususnya yang saat ini terkena covid-19, dengan menghadirkan layanan isolasi mandiri untuk pasien covid-19 gejala ringan hingga sedang. Program isolasi mandiri kami sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dari usia empat tahun hingga yang tertua mencapai 67 tahun.” ungkap Faren.

Faren menambahkan selain layanan isolasi mandiri, apotek online Lifepack juga menawarkan paket isoman berupa obat dan vitamin untuk mendukung program isolasi mandiri pasien covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang, “Kami memiliki paket isoman untuk memenuhi kebutuhan perawatan pasien covid-19 di rumah. Saat ini kapasitas rumah sakit lebih baik dikhususkan untuk pasien covid-19 dengan gejala berat. Untuk gejala ringan hingga sedang melakukan konsultasi dengan dokter Lifepack melalui whatsapp maupun aplikasi.”

Paket isoman apotek online Lifepack sudah dapat dibeli oleh masyarakat yang bergejala ringan hingga sedang yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah. Paket isolasi mandiri yang ditawarkan terdiri dari empat paket, yaitu; Isoman A yang berisikan vitamin D, vitamin C dan Zinc. Paket isoman B terdiri dari Azithromycin, vitamin D, vitamin C, dan Zinc. Isoman C berisikan Oseltamivir, Azithromycin, vitamin D, vitamin C, dan Zinc. Isoman D terdiri dari Avigan, vitamin D, vitamin C, dan Zinc.

“Kami berharap dapat memenuhi kebutuhan obat dan vitamin bagi pasien covid-19 yang melakukan isolasi mandiri. Karena walaupun melakukan isolasi mandiri di rumah, tetap harus dalam pengawasan dokter. Dalam kondisi darurat seperti saat ini, layanan kesehatan menjadi garda terdepan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhannya terhadap layanan kesehatan itu sendiri. Maka dari itu, kami siap menjadi garda terdepan untuk membantu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Indonesia,” ujar Faren. (RO/A-1)

 

BERITA TERKAIT