23 July 2021, 14:35 WIB

Kursus Online Permudah Akses Belajar Bahasa Inggris


Budi Ernanto | Humaniora

SEBAGAI bahasa internasional, peran bahasa Inggris sangat penting untuk dipelajari. Bahkan sejak sekolah dasar, bahasa Inggris sudah masuk kurikulum. Namun, bagi sebagian orang, belajar bahasa Inggris di sekolah mungkin dirasa belum cukup.

Banyak pilihan yang memungkinkan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. Tak hanya mengikuti kursus tatap muka, kini siapa pun juga bisa belajar secara daring atau online.

Handy Akbar selaku CEO of PT Madany Digital Inspira (Madany English), mengatakan dengan pendekatan online maka akses untuk belajar bahasa Inggris dengan standar internasional tetap bisa didapatkan walau dari rumah.

English Madany sendiri merupakan salah satu lembaga asal Kampung Inggris di Pare, Jawa Timur, yang menawarkan kesempatan belajar secara daring. Di tengah pandemi covid-19 ketika banyak lembaga belajar bahasa Inggris di Pare bertumbangan, English Madani justru mampu bertahan.

Handy mengatakan pihaknya telah merealisasikan program digitalisasi. Hasilnya, ada lonjakan hingga 300% dalam hal jumlah siswa yang belajar online.

Baca juga: Akibat Pandemi Covid-19 Minat Belajar Bahasa Inggris Meningkat

Saat ditanya tentang strateginya untuk menjaring siswa secara online, pria ini mengatakan, "Kami melakukan pemasaran melalui @kampunginggrism di Instagram dan menggunakan iklan online sebagai cara untuk menjaring siswa."

Peningkatan jumlah peminat belajar bahasa Inggris secara online diakui Handy cukup signifikan. Siswa yang mendaftar banyak yang mengambil group class speaking dan private speaking. Handy pun optimistis akan ada 5.000 pendaftar di masa PPKM.

Bahkan di periode PPKM ia berujar bahwa semua group class dan private classnya terisi penuh dan dia harus merekrut tenaga pengajar lagi.

Ia pun mengajak manajemen dan tutor English Madany Kampung Inggris untuk menyisihkan sebagian dari penghasilan yang didapatkan untuk disedekahkan ke panti asuhan terdekat dan warga yang terdampak pandemi covid-19. (R-3)

BERITA TERKAIT