22 July 2021, 12:12 WIB

Pemerintah Evakuasi Jenazah ABK WNI yang Wafat di Kapal Tiongkok


Insi Nantika Jelita | Humaniora

PEMERINTAH, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, mengevakuasi satu jenazah Anak Buah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal berbendera Tiongkok yakni Kapal Taihong 6.

Proses evakuasi dilakukan tim Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban, Kepulauan Riau, Rabu (21/7).

Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban Handry Sulfian mengungkapkan, usai Hari Raya Idul Adha, pihaknya mendapat tembusan Surat dari Kementerian Luar Negeri perihal Permohonan bantuan repatriasi Jenazah ABK WNI tersebut melalui Jalur laut ke Batam. ABK tersebut sebelumnya bekerja pada Kapal Taihong 6.

Baca juga: Pelayanan Kesehatan Untuk Reproduksi Perempuan dan Anak Terganggu

“Kemudian kami berkoordinasi dengan Basarnas Pusat dan Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) terkait evakuasi jenazah ABK kapal berkebangsaan WNI tersebut," kata Handry dalam keterangannya, Kamis (22/7).

Dalam proses evakuasi, dia menceritakan pihaknya mengerahkan kapal patroli KN Kalimasadha P.115 beserta kru untuk menuju lokasi penjemputan jenazah di Perairan Batu Ampar.

Pada Rabu (21/7) pukul 18.30 WIB, kapal patroli KN Kalimasadha P.115 WD tiba di lambung kiri Kapal Taixiang 6 pada posisi 01 10. 381 N/103 58.838 E dan melakukan proses evakuasi jenazah ke KN Kalimasadha - P.115 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Tepat pukul 19.30 WIB, lanjut Handry, kapal patroli KN. Kalimasadha P. 115 Sandar di Pelabuhan Batu Ampar dan jenazah dibawa menggunakan ambulans dari Polresta Barelang untuk ditangani lebih lanjut. (OL-1)

BERITA TERKAIT