21 July 2021, 18:30 WIB

70.889 Sekolah Sudah Mulai PTM Terbatas


Faustinus Nua | Humaniora

KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencatat sebanyak 70.889 sekolah di Tanah Air sudah memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Data tersebut berdasarkan hasil survei yang sudah diisi oleh 204.234 dari total 435.424 sekolah di semua jenjang.

"Pembelajaran Tatap Muka terbatas berpedoman pada SKB 4 Menteri, zona merah dan orange harus PJJ dan zona kuning dan hijau boleh PTM terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat," ungkap Setditjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek Sutanto kepada Media Indonesia, Rabu (21/7).

Meski 34,71% sekolah yang mengisi survei sudah memulai PTM terbatas, terdapat lebih dari separuh sekolah belum mengisi survei. Sehingga angka tersebut kemungkinan akan terus bertambah.

"Sekolah di Indonesia ini banyak, 420.000-an setengahnya belum mengisi survei," imbuhnya.

Di jenjang SD sebanyak 33.596 atau 35,71% dari 94.072 sekolah yang mengisi survei sudah memulai PTM. Sementara total sekolah mencapai 149.064.

Baca juga:  Sekolah Tatap Muka di Sumsel Hanya di Wilayah Zona Kuning dan Hijau

Untuk jenjang SMP dengan total 41.247 sekolah, yang mengisi survei baru 28,536 sekolah. Dari angka tersebut 11.294 atau 39,58% sudah memulai PTM dan sisanya 17.242 belum melaksanakan PTM.

Kemudian di jenjang SMA dari total 14.019 sekolah, tercatat 10.293 sekolah mengisi survei dengan 3.861 atau 37,51% sudah menjalankan PTM. Dan di jenjang SMK total 14.336 sekolah yang mengisi survei baru 9.571. Dari jumlah tersebut 3.164 atau 33,06% sudah memulai PTM.

Sedangkan di jenjang SLB, sebanyak 1.383 dari 2.232 sekolah sudah mengisi survei. 330 sekolah atau 23,86% sudah memulai PTM.

Kemendikbudristek meminta sekolah untuk mengisi daftar siap agar bisa segera malaksanakan PTM terbatas. Sementara bagi sekolah yang berada di zona merah dan orange, persiapan dapat terus dilakukan sambil menanti situasi penyebaran covid-19 di daerah turun.(OL-5)

BERITA TERKAIT