20 July 2021, 07:20 WIB

Jokowi Janji PPKM Darurat akan Dilonggarkan Jika Kasus Covid-19 Menurun


Kautsar Bobi | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) telah menerima aspirasi dari masyarakat yang ingin kegiatan pengetatan aktivitas masyarakat dilonggarkan. Hal tersebut akan dikabulkan saat kasus penularan covid-19 merendah.

"Bayangkan kalau pembatasan ini dilonggarkan kemudian kasusnya naik lagi dan kemudian rumah sakit tidak mampu menampung pasien pasien yang ada," ujar Jokowi di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (19/7).

Jokowi menyakini kondisi tersebut dapat menyebabkan rumah sakit kolaps. Hal itu menyebabkan banyaknya pasien yang tidak dapat tertanggani.

Baca juga: Pakar Virus Sebut Menjauhi Kerumuman Harus Jadi yang Utama di Antara 3M

Oleh karena itu, Jokowi meminta setiap individu dapat disiplin melaksanakan protokol kesehatan (prokes) dengan menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker. Kemudian percepatan vaksinasi ikut andil dalam menangani pandemi covid-19.

"Saya minta kepada gubernur, bupati, dan wali kota yang didukung jajaran Forkopimda betul-betul semuanya fokus dan bertanggung jawab terhadap semua ini," tuturnya.

Pemerintah telah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat sejak 3 hingga 20 Juli 2021. Kebijakan tersebut telah membatasi aktivitas masyarakat di seluruh aspek kehidupan. (OL-1)

BERITA TERKAIT