19 July 2021, 23:29 WIB

Jokowi Wanti-Wanti agar Bansos Cepat Disalurkan


Dhika Kusuma Winata | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo menyoroti soal percepatan belanja daerah dan percepatan bantuan sosial yang dinilai masih belum cepat disalurkan ke masyarakat. Hal itu disampaikannya saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah se-Indonesia melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (19/7).

Presiden menyoroti berkaitan dengan bantuan UMKM, dana bantuan sosial, dan Dana Desa. Berdasarkan data yang diterima Presiden, anggaran UMKM untuk seluruh daerah ada Rp13,3 triliun tapu yang tersalurkan baru Rp2,3 triliun.

"Padahal kita sekarang ini butuh sekali. Rakyat butuh sekali. Rakyat menunggu. Sehingga saya minta ini agar segera dikeluarkan. Perlindungan sosial ada anggaran, di catatan saya Rp12,1 triliun. Realisasi juga baru Rp2,3 triliun. Belum ada 20% semuanya. Padahal rakyat menunggu ini," ucap Jokowi.

Presiden juga menyoroti Dana Desa yang totalnya mencapai Rp72 triliun. Dari jumlah itu, ada Rp28 triliun dipergunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa. Akan tetapi, yang sudah disalurkan baru mencapai Rp5,6 triliun atau kurang dari 25%.

Baca juga : Jokowi Serahkan Sapi Kurban 1,1 Ton ke Masjid Istiqlal

"Ini yang saya minta semuanya dipercepat. Sekali lagi, dengan kondisi seperti ini, percepatan anggaran sangat dinanti oleh masyarakat," tegas Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga meminta para kepala daerah untuk fokus dan cepat penanganan pandemi covid-19 yang saat ini mengalami lonjakan akibat varian delta. Presiden meminta kepala daerah menunjukkan kepemimpinan di lapangan yang kuat, bergerak cepat, dan responsif.

"Kita membutuhkan kepemimpinan lapangan yang kuat untuk menghadapi pandemi sekarang ini. Kepemimpinan yang paham lapangan, yang bisa bergerak cepat dan responsif. Kepemimpinan lapangan ini harus kuat di semua level pemerintahan, dari level atas sampai level kecamatan, tingkat kelurahan dan desa," ucap Jokowi. (OL-7)

BERITA TERKAIT