19 July 2021, 08:59 WIB

Korsel Kirimkan Bantuan Konsentrator Oksigen dan Ventilator untuk Indonesia


Basuki Eka Purnama | Humaniora

PEMERINTAH Korea Selatan (Korsel) memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia yang sedang menghadapi situasi darurat akibat langkanya ketersediaan konsentrator oksigen dan ventilator di tengah meningkatnya penyebaran covid-19.

Bantuan kemanusiaan berupa peralatan medis yang akan diberikan kepada Pemerintah Indonesia itu antara lain 350 unit konsentrator oksigen dan 35 unit ventilator. Rencananya, bantuan tersebut akan didatangkan secara bertahap.

Sebanyak 200 unit konsentrator oksigen telah tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Minggu (18/7) merupakan bantuan tahap pertama. Sedangkan, sisa bantuan lainnya direncanakan tiba di Indonesia dalam waktu dekat.

Baca juga: Tiga Bahan Alami Efektif Terapi Pasien Covid-19

Tahun ini, Pemerintah Korsel telah mengucurkan dana sebesar US$4 juta untuk membantu Pemerintah Indonesia sebagai wujud kerja sama dalam meningkatkan kapasitas penanggulangan covid-19.

Program-program kerja sama tersebut meliputi pemberian peralatan tes PCR dan test kit antigen untuk meningkatkan kapasitas pengetesan, pelaksanaan program peningkatan sumber daya tenaga kesehatan, serta pemberian bantuan penanggulangan penyebaran covid-19 di daerah-daerah terpencil, termasuk pulau-pulau terluar.

Duta Besar Korsel untuk Indonesia Park Tae-sung menyatakan tidak ada satu negara pun yang dapat mengatasi pandemi covid-19 ini seorang diri.

Menurutnya, situasi covid-19 ini seharusnya dihadapi dengan membangun solidaritas dan kerja sama internasional.

Park kemudian menegaskan komitmen Korsel, yang merupakan mitra strategis khusus bagi Indonesia, untuk senantiasa berjuang bersama Indonesia untuk mengakhiri covid-19. Harapannya, melalui bantuan ini, Korsel setidaknya turut andil mengamankan jumlah konsentrator oksigen di Indonesia.

Pemerintah Korsel akan terus-menerus bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk bersama-sama menangani covid-19 di Indonesia, termasuk memberikan bantuan-bantuan kemanusian lainnya. (RO/OL-1)

BERITA TERKAIT