18 July 2021, 02:40 WIB

Pakar Sebut Ivermectin Tidak Terbukti Mampu Sembuhkan Covid-19


Atalya Puspa |

PAKAR Penyakit Menular dari University of Maryland Faheem Younus mengungkapkan bahwa ivermectin sebenarnya tidak dapat digunakan untuk obat covid-19. Faheem menegaskan, dalam hal ini ia berbicara sebagai seorang pakar yang tentunya tidak terlepas dari data di lapangan.

"Memang ada studi yang berskala kecil yang menyatakan bahwa ivermectin berefek pada pasien covid-19. Tapi ada studi metaanalisis yang sampelnya sangat besar, dan dihasilkan bahwa obat tersebut tidak dapat menyembuhkan covid-19," ungkap Faheem, Sabtu (17/7).

Dia mengungkapkan, bahkan negara-negara yang telah terbukti dapat mengendalikan covid-19 seperti Taiwan dan Amerika Serikat pun tidak menggunakan ivermectin sebagai obat terapi.

"Jadi opini saya sebagai seorang pakar menyatakan bahwa saya tidak setuju apabila ivermectin digunakan sebagai obat covid-19," tegas Faheem.

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan telah mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan distribusi obat dengan persetujuan penggunaan daruraat.

Adapun, dalam surat tersebut pelaku usaha dan fasilitas pelayanan diminta untuk menyalurkan delapan jenis obat pendukung terapi covid-19 yang telah diberikan EUA. Lalu, delapan obat tersebut ialah Remendesivir, Favirapir, Oseltamivir, Immunoglobulin, Ivermectin, Tocilizumab, Azthromycin, dan Dexametason. (OL-4)

BERITA TERKAIT