16 July 2021, 16:35 WIB

Menkes: Kebutuhan Oksigen Naik 500%


Andhika prasetyo | Humaniora

KASUS covid-19 yang mengalami peningkatan secara signifikan membuat kebutuhan akan oksigen medis naik sangat tajam.

Pada situasi normal, secara nasional, kebutuhan oksigen medis hanya 400 ton dalam sehari. Namun, saat ini, angka tersebut melonjak menjadi dua ribu ton per hari atau meningkat 500%.

Pemerintah pun telah melakukan terobosan dengan menggandeng para pelaku industri untuk ikut menyediakan pasokan oksigen untuk keperluan penanganan pandemi.

"Sekarang, ada sekitar 250 ton tambahan yang datang dari industri dalam negeri," ujar Budi usai mengikuti rapat terbatas, Jumat (16/7).

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga tengah melakukan pengadaan oxygen concentrator.

Baca juga: Lestari Moerdijat Ingatkan Paket Obat Covid-19 Harus Tepat Sasaran

Alat tersebut tergolong praktis digunakan karena bisa dipasang di rumah untuk menyuplai O2 dengan kapasitas hingga sepuluh liter per menit.

"Pemerintah berencana membeli 30 ribu oxygen concentrator untuk bisa menyediakan 600 ton oksigen per hari untuk di rumah sakit dan bisa kita pinjamkan ke masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.

Dalam rapat terbatas tersebut, mantan dirut Inalum itu juga melaporkan kondisi ketersediaan obat-obatan kepada Presiden Joko Widodo.

Ia menyampaikan stok obat untuk terapi bagi pasien covid-19 masih terkontrol.

Pemerintah pun sedang berupaya memperolehebih banyak obat jenis rendesivi dari India, Pakistan dan Tiongkok.

"Bu Menteri Luar Negeri sudah negosiasi dengan negara-negara tersebut untuk kembali mengekspor. Sudah mulai masuk 50 ribu vial pekan ini dan bertahap 50 ribu lagi per minggu," terangnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT