14 July 2021, 15:43 WIB

Kunjungan Virtual ke Museum Batik Indonesia


Henry Hokianto | Humaniora

MUSEUM Batik Indonesia merupakan sebuah museum yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) - Jakarta Timur. Nah Museum Batik Indonesia saat ini tengah mengadakan acara kunjungan virtual dengan tujuan untuk mengisi waktu teman-teman yang sedang bosan berada di rumah karena pandemi yang tak kunjung selesai. 

Sebelum kunjungan virtual, para peserta diminta untuk terlebih dahulu mempersiapkan alat-alat gambar, gunting, dan kertas yang nanti akan digunakan untuk menggambar batik di penghujung acara. 

Acara tersebut dipandu oleh Mas Dave dan Mbak Sasrita, edukator dari Museum Batik Indonesia dan Mbak Asri selaku Kurator Museum Indonesia. 

Kunjungan virtual Museum Batik Indonesia dimulai dengan memperlihatkan video yang menunjukkan bangunan dari Museum Batik Indonesia yang berbentuk seperti selendang. Lalu, di lobby Museum tersebut terdapat ornamen sambungan dari bentuk bangunan batik Indonesia, yang digambar menggunakan teknik tulis.

Di dalam Museum Batik terdapat enam ruang pamer utama. 

Ruang pamer pertama bernama “Sejarah Batik Indonesia” didalamnya terdapat arca dan juga beberapa kain bermotif yang sudah ada sejak abad 13. Saat video berlangsung, para peserta juga disuguhkan informasi mengenai asal mula dari masuknya kain bermotif ke Indonesia. 

 

Ruang pamer kedua bernama “Khazanah Batik Nusantara” 



Didalam ruang pamer kedua berisikan berbagai jenis batik dari berbagai daerah dan juga batik yang mengalami akulturasi dengan budaya lainnya. Setelah ruang kedua, para peserta juga bisa melihat gambar dari peta batik Indonesia yang menunjukkan asal dari motif-motif batik yang ada di Indonesia. 

Ruang pamer ketiga bernama “Teknik Pembuatan Batik” 

Diruangan ini memperlihatkan beberapa contoh alat yang digunakan dalam pembuatan batik, baik batik yang menggunakan teknik tulis, maupun batik yang menggunakan teknik cap. 

Contoh dari batik dengan teknik tulis dan alat yang digunakan untuk membuat motif batik tersebut. 

Prosesnya adalah menggambar motif batik di kain putih lalu menggambarnya lagi menggunakan canting yang diisi dengan lilin malam yang sudah dilelehkan. 

Contoh alat batik cap dan cara penggunaannya. 

 

Didalam Museum juga terdapat ornamen unik yang jika dilihat dari sisi yang berbeda akan menunjukkan gambar yang berbeda

Contoh ornamen dilihat dari sisi tengah 

Contoh ornamen yang dilihat dari sisi kiri 

Ruang pamer empat bernama “Penggunaan Batik Secara Tradisional” 

Ruangan keempat ini menunjukkan berbagai macam penggunaan batik selain digunakan sebagai baju. 

Penggunaan sebagai dodot

Penggunaan sebagai blangkon

Ruang pamer kelima bernama “Perkembangan Batik” 

Diruang kelima berisikan perkembangan dari motif batik hingga bahan yang digunakan. 

Contoh motif batik yang terinspirasi dari burung merak

Ruang keenam “Galeri Kemahsyuran” berisikan tokoh-tokoh yang berpengaruh terhadap perkembangan batik seperti IR. Soekarno dan Bapak Go Tik Swan. 

Contoh karya bapak Go Tik Swan 

Setelah video kunjungan virtual berakhir, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, dan juga para peserta diarahkan bagaimana cara membuat batik dan langsung bisa mempraktekkannya saat kegiatan tersebut berlangsung. Museum Batik Indonesia juga menekankan pentingnya anak muda untuk memiliki rasa bangga terhadap batik karena batik merupakan identitas bangsa Indonesia. 

Untuk informasi lebih lanjut terkait pelaksanaan kunjungan virtual Museum Batik Indonesia selanjutnya bisa dilihat di halaman Instagram @mbatik.in . (OL-5)

BERITA TERKAIT