14 July 2021, 09:56 WIB

BPIP Cari Sosok Teladan Aparatur Negara


mediaindonesia.com | Humaniora

DIREKTORAT Standardisasi Materi dan Metode Aparatur Negara (SMMAN) Kedeputian Bidang Pengkajian dan Materi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar Workshop dengan tema “Penulisan Sosok Teladan Pancasila Bagi Aparatur Negara” secara daring, Selasa (13/7).

Workshop yang diselenggarakan dalam rangkaian Peringatan Hari Lahir Pancasila 2021 itu bertujuan memberikan pembekalan kepada peserta Lomba Essay Teladan Pancasila bagi Aparatur Negara yang sedang diselenggarakan BPIP dari 1-30 Juli 2021.

Pembekalan meliputi substansi pokok-pokok pikiran dan nilai-nilai Pancasila serta teknik penulisan profil atau biografi.

Baca juga: Program Kampus Merdeka, Unpad-ITB Tawarkan Kuliah Bersama

Bertindak sebagai narasumber adalah Direktur SMMAN Aris Heru Utomo dan Penulis, Mantan Wartawan Kompas, dan CEO Kompasiana Pepih Nugraha.

Workshop diikuti seratusan peserta yang mewakili Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah serta masyarakat umum. Workshop berlangsung  interaktif dan dinamis seperti terlihat dari padatnya diskusi dan tanya jawab.

Workshop dibuka oleh Deputi Bidang Pengkajian dan Materi BPIP FX Adji Samekto.

Dalam sambutannya, Adji menyampaikan bahwa peserta workshop dapat meningkatkan ketrampilan menulis, khususnya dalam menyusun narasi tentang sosok seseorang.

Adji juga berharap melalui kegiatan ini didapat narasi sosok teladan aparatur negara sebagai agent of change yang dapat mendorong peningkatan kesadaran aparatur negara dalam menyuarakan kebijakan pemerintah ke masyarakat luas di tengah perubahan yang sedemikian cepat.  

“Diharapkan melalui pembekalan ini para peserta lomba essay dapat memperoleh materi Pancasila dan meningkatkan ketrampilannya dalam menyusun narasi-narasi tentang sosok aparatur negara yang bermoral, berintegritas dan memiliki ketegaran. BPIP membutuhkan sosok aparatur negara yang perbuatan, kelakuan dan sifatnya patut dicontoh oleh aparatur negara lainnya atau masyarakat luas,” ungkap Direktur SMMAN Aris Heru Utomo.  

“Saat ini, sosok teladan Pancasila di kalangan aparatur negara penting untuk dihadirkan ke masyarakat di tengah kondisi pandemi covid-19. Masyarakat mengharapkan kehadiran aparatur negara teladan yang dapat menuntun keluar dari kegelapan. Harapan yang wajar karena aparatur negara memiliki tugas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan roda pemerintahan sehari-hari.”

“Bicara aparatur negara, kita tidak hanya terpaku pada Aparatur Sipil Negara (ASN) semata, karena berdasarkan Undang-undang (UU), aparatur negara terdiri dari ASN dan Pejabat Negara (UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN), anggota Keopolisian RI (UU No. 2 Tahun 2012 tentang Kepolisian RI dan anggota TNI (UU No. 34 tahun 2003 tentang TNI,” papar Aris ketika menjelaskan ruang lingkup aparatur negara yang menjadi obyek lomba essay.  

“Bahkan berdasarkan UU No. 5 tahun 2014 tentang ASN, disebutkan bahwa ASN bukan hanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) tetapi juga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjiajn Kerja (P3K) atau yang dulu disebut sebagai pegawai honorer,” ujar Aris lebih lanjut.

Sementara itu, Pepih Nugraha, yang menjadi narasumber teknik penulisan profil dan biografi menyampaikan teknik creative writing yang digali dari pengalamannya sebagai wartawan dan penulis.

Pepih antara lain menyarankan agar dalam penulisan sosok atau biografi seseorang, penulis dapat melakukan pendekatan P8P dan 5AL.

P8P adalah menulis dengan berfokus pada orang (people) yang tidak terlepas dari 8P yaitu popularity, passion, profession, productivity, perception, problem, performance dan phenomen. Adapun pendekatan 5 AL adalah actual, practical, intellectual, emotional dan spiritual. (RO/OL-1)

BERITA TERKAIT