11 July 2021, 12:35 WIB

150 Tempat Tidur Siap Digunakan di RSPJ Asrama Haji


Insi Nantika Jelita |

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan ratusan tempat tidur siap menampung pasien covid-19 bergejala berat di RS Darurat Asrama Haji.

Hal itu disampaikan Luhut usai meninjau RS Darurat Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (10/7). Pembangunan RSD oleh pemerintah ini pengelolaannya berada di bawah manajemen RS Pertamina Jaya (RSPJ) yang diberi nama RSPJ Ekstensi Covid-19.

“Ada 150 tempat tidur perawatan intensif yang sudah siap. Ini akan digunakan untuk melayani pasien dengan gejala berat atau bahkan dalam kondisi kritis. Ini siap untuk dioperasikan dalam 2-3 hari ke depan," kata Luhut dalam keterangan resmi.

Baca juga: Bantuan untuk RS Wisma Haji Mulai Berdatangan

Menempati gedung Arofah, RSPJ Ekstensi Covid-19 dikatakan memiliki fasilitas pelayanan ruang IGD dengan 24 bed ICU dan 6 bed non-ICU.

Ruang rawat isolasi berada di lantai II, III, dan IV memiliki sejumlah 16 bed HCU dan 104 bed ICU, sehingga total kapasitas RS 150 bed isolasi covid-19.

Selain itu, Kemenko Marves menerangkan RSPJ Ekstensi Covid-19 dilengkapi dengan 74 unit mesin ventilator, 50 unit High Flow Nasal Canul (HFNC), dan 124 alat bantu pernafasan.

Berbagai fasilitas medis yang penting juga disiapkan di RS ini seperti oksigen sentral, negative pressure dengan hepafilter, radiologi x-ray dan laboratorium klinik.

PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika) menggandeng UPT Asrama Haji Embarkasi Jakarta memanfaatkan Asrama Haji Untuk digunakan sebagai RS Khusus covid-19.

“Rumah sakit ini akan mendukung program Kemenkes dalam membangun penambahan tempat tidur khusus covid-19," ucap Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika IHC Fathema Djan Rachmat. (OL-1)

BERITA TERKAIT