29 June 2021, 17:04 WIB

Eijkman Sebut Sudah 246 Kasus Varian Delta, Ini Sebarannya


Faustinus Nua |

Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman melaporkan bahwa sebanyak 246 kasus varian delta ditemukan di Indonesia. Varian baru asal India itu tersebar di beberapa kota atau daerah di Tanah Air.

"Sampai dengan 27/6 sudah ditemukan 246 virus (varian delta). Hari ini mungkin sudah bertambah, tapi belum ditabulasi," ungkap Kepala LBM Eijkman Prof. Amin Soebandrio kepada Media Indonesia, Selasa (29/6).

Baca juga: Pemerintah Luncurkan Program Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Dia memberkan bahwa kasus varian baru tertinggi ada di ibukota Jakarta yang mencapi 96 kasus. Diikuti wilayah lain di Pulau Jawa seperti Jawa Barat untuk Karawang sebanyak 47 kasus, Jawa Tengah untuk Salatiga 34 kasus, Jawa Tengah lainnya 33 kasus, Jawa Tengah di Cilacap 13 kasus, Kemudian Jawa Timur untuk wilayah Surabaya yakni 10 Kasus.

"Sumsel 3 kasus, Kalteng 3 kasus Kaltim/Samarinda 3 kasus, Banten 1, Banten/Tangsel 1, Gorontalo 1, Jabar/Depok 1," terang Prof Amien.

Angka tersebut tentu saja mengkhawatirkan di tengah melonjaknya kasus harian yang akhir-akhir ini mencapai 20 ribuan kasus. Dan menurut Prof Amin varian delta berpotensi meningkatkan kasus karena penyebarannya yang cepat termasuk ke kelompok usia muda dan anak-anak. (H-3)

BERITA TERKAIT