29 June 2021, 12:11 WIB

Sepanjang Pandemi, Terdapat 12 Juta Ton Limbah Medis dari RS


Atalya Puspa | Humaniora

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sejak Maret 2020 hingga 28 Juni 2021 terdapat 12.619.337 ton limbah medis yang dihasilkan oleh rumah sakit dari penanganan covid-19 di Indonesia.

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan BE (PSLB3) KLHK Rosa Vivien Ratnawati mengungkapkan, timbulan sampah tersebut telah dikelola oleh rumah sakit.

Baca juga: Wapres Harap Vaksinasi untuk Anak Bisa Turunkan Mortalitas

"Timbulan sampah tersebut berbentuk B3 yang telah dikelola dengan bentuk pengelolaan internal di rumah sakit menggunakan insenerator dan pengelolaan eksternal dengan cara diserahkan ke pihak jasa pengolah limbah B3," kata Vivien saat dihubungi, Selasa (29/6).

"Ini baru dari RS saja. Belum dari tempat isoman atau hotel," imbuhnya.

Adapun, dalam pemantauan pengelolaan limbah B3, Vivien menyatakan pihaknya masih berpegang pada surat edaran Menteri LHK tentang Pengelolaan Limbah B3 dan Sampah dari Penanganan Covid-19. Dengan demikian dirinya memastikan bahwa fasilitas pengelolaan limbah medis memadai.

"Semua pengelolaan limbah medis sudah diatur dalam SE tersebut," ungkap Vivien.(H-3)

BERITA TERKAIT