26 June 2021, 14:35 WIB

Perangi Covid-19, Korps Marinir Gandeng RS Dharmais Gelar Vaksinasi


Dede Rianto | Humaniora

DALAM rangka memutus penularan virus covid-19 di masyarakat, khususnya jajaran Jalasenastri Korcab Pasmar 1, Korps Marinir bekerjasama dengan RS Kanker Dharmais melaksanakan vaksinasi kepada para anggota dan jajaran Jalasenatri Korcab Pasmar 1 pada Sabtu (26/6).

Vaksinasi yang diadakan di gedung Gada Kesatrian Marinir Hartono Cilandak Jakarta Selatan itu melibatkan berbagai pihak, antara lain tenaga medis yang berdinas di jajaran Pasmar 1 Korps Marinir serta tenaga medis dari RS Kanker Dharmais Jakarta.

Baca juga: Presiden: Perkuat Kontrol Penanganan Covid-19 di Lapangan

Sebelum dimulai vaksinasi, Komandan Pasmar 1 Brigjen TNI (Marinir) Hermanto, mengajak seluruh tenaga kesehatan dan Direktur Utama RS Kanker Dharmais dr. R. Soeko Werdi Nindito D., MARS untuk menaiki kendaraan tempur milik marinir.  Dalam sambutannya, Jendral Marinir bintang satu tersebut, mengajak para tenaga kesehatan menaiki dan berkeliling Kesatrian Marinir itu menggambarkan perang kita terhadap virus covid-19.

Kegiatan percepatan vaksinasi itu diawali dengan tahap registrasi dan pengecekan suhu setiap peserta. Selanjutnya dilaksanakan screnning untuk mengetahui kondisi kesehatan terkini. Lalu peserta antre menunggu untuk disuntik vaksin sinovac. Setelah itu peserta vaksin melakukan observasi sekaligus menunggu pencetakan sertifikat tahap pertama.

Pelaksanaan vaksin diadakan dengan standar protokol kesehatan untuk meminimalkan penyebaran virus korona.

Mayjen TNI (Marinir) Suhartono Komandan Korps Marinir, dalam keterangan persnya mengatakan target dari vaksinasi pada tahap yang pertama ditujukan  kepada ibu-ibu Jalasenastri.

"Hari ini ditargetkan akan ada 500 orang yang divaksin, yaitu keluarga Jalasenastri Marinir. Kemenkes sendiri menargetkan untuk Rumah Sakit Vertikal dapat melakukan vaksinasi kepada 5000 orang setiap hari," ujar  Mayjen TNI (Marinir) Suhartono.

"Vaksinasi ini diharapkan bisa berdampak baik, dan pandemi ini segera usai dari negeri ini," imbuhnya.   

Menurut dia, Suhartono vaksin yang digunakan adalah vaksin Sinovac. Demikian juga pada nanti vaksin selanjutnya, yang akan dilakukan pada 24 Juli mendatang. (A-1)

 

BERITA TERKAIT