14 June 2021, 16:34 WIB

Juli, Ditargetkan Vaksinasi Satu Juta Warga per Hari


Andhika Prasetyo | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo menargetkan, mulai Juli mendatang, vaksinasi covid-19 harus bisa dilaksanakan kepada satu juta penduduk per hari secara nasional.

Demi mendukung kebijakan itu, kepala negara akan mengerahkan TNI dan Polri untuk ikut melaksanakan program vaksinasi.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/6).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan keputusan tersebut diambil demi meningkatkan kecepatan pemberian vaksin kepada masyarakat sehingga kekebalan komunal bisa lebih cepat terwujud.

Adapun, terkait teknis pelaksanaan di lapangan, TNI dan Polri diberi tugas untuk menyelenggarakan vaksinasi terhadap 400 ribu orang per hari.

Sisanya, sebanyak 600 ribu suntikan, akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah secara kolektif.

Baca juga : 7,5 Juta Warga DKI Jakarta Harus Sudah Divaksinasi per Agustus

"Kami diminta untuk memastikan bahwa koordinasi berjalan dengan baik di lapangan serta ketersediaan vaksin dilakukan dengan baik," ujar Budi di Kantor Presiden, Jakarta, Senin.

Dalam rapat terbatas, kepala negara juga menyinggung terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berkala Mikro yang telah dilaksanakan di berbagai provinsi.

Dari evaluasi terakhir, Budi mengatakan masih banyak daerah yang kurang disiplin dalam menjalankan kebijakan tersebut.

Beberapa contoh adalah kegiatan pariwisata yang tidak taat protokol kesehatan, aktivitas makan-makan di restauran yang juga tidak mengindahkan aturan.

"Aturannya sudah baik untuk di daerah merah, oranye, kuning tapi implementasi di lapangannya yang masih perlu didisiplinkan. Bapak Presiden tadi menugaskan Panglima TNI dan Kapolri untuk memastikan bahwa implementasi di lapangan sesuai dengan yang sudah dirumuskan," tutur mantan wakil menteri BUMN itu. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT