11 June 2021, 05:17 WIB

Indonesia Kembali Terima Vaksin Covid-19 dari Jalur Covax


Basuki Eka Purnama | Humaniora

MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Indonesia kembali menerima vaksin covid-19 AstraZeneca melalui jalur multilateral Covax Facility sebanyak 1.504.800 dosis, Kamis (10/6) malam.

"Alhamdulillah, malam hari ini, Indonesia kembali menerima vaksin AstraZeneca melalui jalur multilateral Covax Facility sebanyak 1.504.800 dosis," ujar Retno saat memberikan keterangan pers virtual yang disaksikan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (10/6).

Menlu mengatakan, sebelumnya, 5 Juni 2021, Indonesia juga menerima 313.100 dosis vaksin AstraZeneca dari Covax Facility.

Baca juga: Negara Maju Kuasai 75 Persen dari 2,2 Miliar Dosis Vaksin

Dengan tambahan kedatangan vaksin AstraZeneca di dua tanggal tersebut, maka jumlah total vaksin AstraZeneca dari Covax Facility yang diperoleh Indonesia secara gratis, sejauh ini, adalah 8.228.400 dosis.

Adapun secara keseluruhan total vaksin yang diterima Indonesia baik itu vaksin Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm, sejauh ini, sudah sebanyak 93.728.400 dosis.

"Rinciannya Sinovac 84.500.000 dosis, AstraZeneca 8.228.400 dosis, dan Sinopharm 1 juta dosis," terang Menlu.

Menlu mengungkapkan, pada Jumat (11/6) siang, juga akan tiba lagi 1 juta dosis vaksin Sinopharm yang akan digunakan untuk program Vaksin
Gotong-Royong.

Menlu menekankan vaksin merupakan ikhtiar penting dan krusial dalam upaya menekan laju penyebaran covid-19. Beberapa negara yang telah melakukan vaksinasi secara luas berhasil menurunkan angka penyebaran virus secara signifikan.

Menlu mengajak semua elemen bangsa dan masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi.

"Upaya ini akan berhasil dengan baik jika mendapat dukungan penuh masyarakat. Setiap dari kita dan kita semua, dapat menjadi bagian dari solusi. Mari sukseskan vaksinasi covid-19 dan kita tetap menerapkan protokol kesehatan," pungkas Menlu. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT