10 June 2021, 11:18 WIB

Sandiaga Hadirkan Hotel Kapsul Murah di Kawasan Toba


Insi Nantika Jelita | Humaniora

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan Bobobox menghadirkan hotel berkonsep kapsul murah atau low budget di The Kaldera Toba, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatra Utara.

Dalam kunjungan ke daerah tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menuturkan tahapan pembangunan hotel hasil kerja sama dengan skema public private partnership (PPP) itu telah mencapai 40% dari target pembangunan sebanyak 30 unit bobobox. Dirinya optimistis target pengoperasian hotel yang kelar dalam waktu dekat.

"Hari ini (pembangunannya) sudah mendekati 40% kesiapannya dan kita harapkan akhir Juni ini sudah bisa diujicobakan 30 unit," ungkap Sandiaga dalam keterangannya, Kamis (10/6).

Baca juga: Hobi Tanaman Hias Melonjak, Perlu Jeli Pilih Produk Perawatannya

Pembangunan hotel yang direncanakan sejak Maret 2021 itu, kata Sandiaga, menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam pemulihan sektor parekraf nasional, khususnya di Destinasi Super Prioritas (DSP) seperti di Danau Toba, Sumatra Utara.

"Jadi, enam bulan setelah kita bertugas, kita lihat satu fasilitas yang sudah selesai. Kita gerak bersama dengan bekerja sama dengan bobobox misalnya. Ini adalah dunia usaha-investor, mereka yang berinvestasi, kita menyediakan lahan dalam bentuk kerja sama yang saling menguntungkan," papar Politisi Gerindra itu.

"Kami akan garap semua potensi, karena nanti di tahap kedua jika 30 kabin ini mendapatkan respon yang positif, kita akan lanjutkan dengan 30 kabin selanjutnya di tahun kedua," tambah Sandiaga

Hal senada disampaikan Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Jimmy Bernando. Dia yakin target pembangunan hotel low budget di The Kaldera Toba dapat segera tercapai.

"Kita yakin bisa selesaikan semuanya dengan tepat waktu dengan dukungan dan arahan dari Pak Menteri (Sandiaga)," ucapnya.

Tidak hanya pembangunan hotel, target untuk menghadirkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat pun katanya mulai terwujud. Lewat pelatihan serta pembekalan keterampilan, pihaknya telah merekrut sebanyak tiga warga setempat saat ini.

"Karena tujuan dari seluruh pembangunan ini adalah demi rakyat. Ada yang sudah kita didik-kita latih sebelumnya itu tiga orang sudah kami pekerjakan," tandasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT