09 June 2021, 23:00 WIB

Hari ini, 136 Warga Jambi Terkonfirmasi Positif Covid-19


mediaindonesia.com | Humaniora

SATGAS Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi mencatat adanya tambahan 136 orang warga di provinsi itu yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

‘’Hari ini ada tambahan 136 orang pasien terkonfirmasi positif covid-19,’’ kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 ProvinsiJambi Johansyah di Jambi, Rabu (9/6)

Dengan tambahan 136 pasien terkonfirmasi tersebut maka total pasien terkonfirmasi positif covid-19 di daerah itu berjumlah 10.514 orang.

Selain tambahan pasien positif, pada hari ini juga terdapat 72 orang yang dinyatakan sembuh dari covid-19 di daerah itu. Sehingga total pasien yang sudah dinyatakan sembuh di daerah itu berjumlah 8.397 orang.

Dan pada hari ini juga terdapat tiga orang pasien covid-19 asal Kota Jambi yang meninggal dunia. Di mana tiga orang pasien covid-19 tersebutmerupakan golongan lanjut usia yang memiliki riwayat penyakit paru-paru,hipertensi dan komorbid.

Baca juga : Ini 4 Langkah Kemenkominfo dalam Penerapan Analog Switch Off

Dengan tambahan pasien covid-19 yang meninggal tersebut maka total pasien covid-19 yang meninggal di daerah itu berjumlah 199 orang yang tersebar di sebelas kabupaten dan kota.

‘’Pasien covid-19 yang masih menjalani proses perawatan berjumlah1.918 orang,’’ kata Johansyah

Sementara itu dari sebelas kabupaten dan kota di daerah itu, satu kabupaten berada pada zona merah covid-19 atau zona resiko tinggi penularan covid-19.

Dan sembilan kabupaten berada pada zona oranye covid-19 atau zona resiko sedang penularan covid-19, yakni Kota Jambi, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Bungo, Merangin, Sarolangun, Batanghari, Tanjung Jabung Barat, Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Sementara Kabupaten Kerinci berada pada zona kuning covid-19.

Satgas covid-19 Provinsi Jambi menghimbau masyarakat di daerah itu untuk menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara disiplin yakni mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas ke luar daerah. (Ant/OL-2)

 

BERITA TERKAIT