09 June 2021, 21:36 WIB

Presiden Jokowi Apresiasi Pengarsipan Secara Digital


Mohamad Farhan Zhuhri | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo memberikan arahan terkait pengarsipan Nasional dalam acara malam puncak peringatan dan penghargaan hari kearsipan ke-50 yang diselenggarakan Lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) .

"Di era Disrupsi teknologi seperti sekarang ini, pengelolaan arsip harus dilakukan dengan cara-cara baru dan memanfaatkan teknologi digital, tinggalkan cara-cara lama," ungkap Presiden Republik Indonesia secara daring, Gedung Arsip Nasional, Rabu (9/6).

Selanjutnya, Presiden Jokowi juga mengatakan inovasi pengembangan Arsip secara elektronik adalah kunci kemajuan adaptasi terhadap teknologi digital harus segera menjadi prioritas. Dirinya juga mengapreasi Lembaga Arsip nasional dalam hal mengembangkan aplikasi Arsip yang terintegrasi.

"Saya mengapresiasi badan Arsip nasional dengan membangun SRIKANDI agar pengarsipan lebih efiesn dan efektif sehingga lembaga Pemerintah pusat sampai daerah tidak membangun aplikasinya sendiri- sendiri," ungkapnya.

Pada malam puncak peringatan dan penghargaan hari kearsipan ke-50, ANRI memberikan penghargaan kepada Kementerian/Lembaga sebagai apresiasi dalam pengarsipan yang dilakukan sejak 2020.

Plt Ketua ANRI, M Taufik mengatakan bahwa acara ini merupakan momen emas untuk sejak tahun 1971 juga sekaligus menjadi momen lepas landas bagi Bidang Kearsipan untuk memasuki era degital dengan tingkat kesiapan yang lebih matang.

Baca juga : Ini 4 Langkah Kemenkominfo dalam Penerapan Analog Switch Off

Taufik juga menambahkan, pada peringatan malam puncak Hari Kerarsipan ini akan diserahkan penghargaan kearsipan kepada Kementerian/Lembaga/Daerah yang akan memperoleh nilai hasil pengawasan terbaik. Lalu, kategori Kementerian Lembaga Pemerintah Nonkementerian, Lembaga Tinggi Negara/Lembaga Non Struktural/ Lembaga Penyiaran Publik, Pemerintah Provinsi dan Pemerintahan Kabupaten/Kota.

"Melalui peringatan Hari Kearsipan ke-50 tahun 2021, diharapkan seluruh komunitas Kearsipan secara nasional memperoleh tambahan energi positif dan spirit baru meningkatkan peran dalam memberikan manfaat secara utuh dan nyata dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," ucap Taufik.

Adapun kementerian yang mendapatkan penghargaan antara lain Kementerian Kesehatan di peringkat pertama, menyusul Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral menyusul di urutan kedua dan ketiga.

Di tingkat Lembaga, Lembaga Tinggi Negara/Lembaga Non Struktural ada PPATK, Mahkamah Konstitusi dan BPJS.

Sedangkan Lembaga pemerintah Nonkementerian urutan pertama Lembaga Administrasi Negara, BPOM, dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Negara.

Di kategori Pemerintahan Provinsi, Jawa Tengah menempati urutan pertama, Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta menempati urutan kedua dan ketiga.

Yang terakhir kategori Pemerintahan Kota/Kabupaten peringkat pertama Magelang, Yogyakarta dan Kebumen. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT